Assalamualaikum WR.WB
Alhamdulillah
ini sudah cerpen ke tujuh yang ane sudah buat dan di bulan Ramadhan ini ane
akan membuat satu cerpen lagi walaupun puasa tak membuat otak ane blank tidak
dapat menemukan sudut pandang cerita puasa bukan halangan tapi tantangan buat
ane. . .itu
Selebrasi Aswin saat mencetak gol ke gawang musuh
Cerpen
yang mengisahkan perjuangan beberapa orang yang ingin meujudkan mimpi nya untuk
bermain sepak bola. Cerpen dengan judul “HERLINA TROOPERS FC” yang
akhirnya menjadi tim impian mereka untuk berlaga di kompetisi tertinggi liga
indonesia.
Akbar,
Eko, Arief, Naufal. Adalah beberapa anak muda biasa yang mempunyai mimpi yang
besar, suatu hari mereka bermimpi akan membuat sebuah tim sepak bola yang
berlaga di kasta tertinggi liga Indonesia. “Hei! Bagaimana kita membuat tim
sepak bola!”, Cetus akbar pada teman nya. “Maksud mu?” tanya Naufal. “Ya kita
akan membentuk tim sepak bola dengan pemain dan pelatih dari kampung kita
sendiri bagaimana?” Sahut akbar. “Aku sih mau saja! Tapi kita kan Cuma ber
empat” gumam naufal. “Hei kan masih banyak teman yang lain. . .” sambung eko
memotong percakapan akbar dan naufal. “benar juga!, kan di daerah kita banyak
anak yang berbakat main sepak bola!”. Cetus arif.
Beberapa
hari mereka melakukan pembicaraan alot untuk rencana tahap pertama yaitu
pencarian pemain, beberapa minggu mereka mulai mendapatkan 3 pemain, dan
beberapa bulan mereka mendapatkan 6 pemain. “Bar ini daftar pemain yang
berhasil kami pengaruhi untuk ikut mensukses kan rencana kita”, Panggil arief
pada akbar.
Ø Bayu putra “si penangkap”
Ø Ridho lukmana “kecenk”
Ø Bambang Tri Hartomo “Bung tomo”
Ø Ihsan “Enjoyz”
Ø Fendi “Chibi”
Ø Azwin Yamada “japanese”
Ø Sigit Rojalinur “engkek”
Ø Hidayatullah “Gunner”
Ø Rahmatullah
Ø Utuh
Ø Ari > “Lucky man”
“Baklah
besok kita langsung latihan di lapangan HJ Idak samping gudang untuk mengasah
skill dan kemampuan” tegas akbar. “Oke laksanakan kapten...” sahut arif. Setelah
latihan selama 5 bulan ternyata mereka dicekal oleh warga sekitar karena
menggangu ketertiban umum.
Akhirnya
mereka melakukan latihan di lapangan pal 12 di gambut selama beberapa bulan,
dan mereka merasa bahwa di lapangan terebut memang cocok untuk melatih fisik
dan skill, “Bar ada perlombaan piala bergilir di banjarbaru dan hadiah nya lumayan
50 juta 3 bulan lagi!” cetus Bambang. Memang pemain yang satu ini adalah
pengamat pertandingan dan salah satu pencari pemain baru buat Troopers. “oke
kalu begitu kita latihan yang giat tuk ikut perlombaan tersebut dan soal biaya
tenang biar bapak ku saja yang tangani” sahut akbar. Memang orang tua akbar
telah mengajukan diri sebagai menejer tim ini semenjak pertama di bentuk.
“Baiklah kalau begitu jadi kita tak usah risau tuk mengumpulkan dana
pertandingan kita”, Sahut Bambang dengan nada tinggi.
Tim
ini pun melakukan latihan setiap sore selama 5 bulan dan mereka siap tuk
menghadapi pertandingan pertama mereka. Mereka berada di grup dua dan berhasil
menjadi runner up dan berhak masuk ke babak semi final, semi final pun mereka
lewati dengan adu penalti dengan tim River Fc. “Oke tim ini bukan penyisihan
grup, ini bukan semi final, tapi ini final, mental akan sangat di uji di laga
puncak ini jadi kualitas bermain harus lebih baik dan hati – hati.” Teriak
Bambang pada seluruh pemain di tempat latihan kala itu. Pertandingan pun
dilaksanakan di stadion brimob banjarbaru tim turun dengan Squad lengkap tapi
hanya fendi yang tak bisa main karena akumulasi kartu merah saat pertandingan
semi final.
Pertandingan
pun selesai dengan hasil Sungai rangas warriors 0VS1 Herlina Troopers Fa, Aswin
yamada menit 78. Tim pun berhak atas uang tunai sebesar 75 juta rupiah, tapi
tak ada satu pun dari tim untuk meminta bagian, semua sepakat uang itu untuk
membeli rumput, membeli tanah media tumbuh rumput dan menyewa bulldozer milik
tetangga untuk membersihkan bekas waduk di samping Kota Herlina. Dalam seminggu
tempat yang tadi nya adalah waduk bekas peninggalan jepang kini telah bersih
dan bebas dari tanaman semak dan kini sudah agak terlihat bentuk lapangan nya.
Kemudian di uruk lagi dengan tanah merah dan tanah humus yang dibelikan oleh
Iyus Abramovic dari Australia. Ya beliau adalah pemilik resmi klub sepak bola
Herlina Troopers FA, sudah berani membeli klub kami dengan harga 1 miliar rupiah
dari Menejer Arsene Abdurrahman walaupun ternyata Pak arsene tetap jadi menejer
klub karena permintaan tim.
1
bulan kemudian akhir nya dilakukan lah penanaman rumput untuk pertama kali yang
dilakukan oleh semua pemain dan manajemen klub pada saat itu. Mereka dalam 5
bulan masih tetap melakukan latihan di pal 12 seraya menunggu rumput di
lapangan mereka tumbuh, 5 bulan kemudian ternyata lapangan sudah tertutup oleh
rumput dan tinggal dipangkas saja untuk bermain di situ.
Pak
Iyus Abramovic pun merogoh kocek sebesar 5 trilyun untuk membangun tribun, Lampu,
Tempat pengamat pertandingan dan medical center bagi tim. Tim pun hanya bisa
mensyukuri dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini, dalam waktu
setahun akhirnya tempat yang hanya berupa lapangan biasa kini sudah menjadi
sebuah stadion berlisensi Nasional dengan nama “WADUK TROOPERS HALL” tidak hanya itu kami pun merekrut juru medis
perempuan dan pria untuk keperluan pertandingan dan untuk memenuhi syarat klub
nasional beserta Keterangan Klub Dan Stadion.
Daftar Petugas Medis Yang Berhasil Di Rekrut
·
Rahmat
Latif > Medic
·
Asrarudin
Putra > Medic
·
Supian
> Medic
·
Alpian
> Medic
·
Dr.
Annisa > Medical Center
·
Hafizah
> Co Medical
Keterangan Manajemen Klub
·
Iyus
Abramovic > Owner
·
Arsene
Abdurrahman > Manager
·
Kemas
Riedl > Coach
·
Kholil
Ahmad > Search Player and Promotion
·
Warung
Bude > Sponsor konsumsi
·
Specs
> Sponsor Sport
keterangan
Stadion
ü Name : Waduk Troopers Hall
ü Capacity : 25.000 Penonton
ü Country : Indonesia
ü Birth : 3 juni 2014
Setelah mendapatkan lisensi Nasional
dan Sudah Bisa untuk mengadakan pertandingan Akhirnya manajemen klub
memeutuskan untuk mengikuti Piala Kemayoran yang diadakan di Jakarta, setelah
daftar dan registrasi kini klub tinggal menunggu hasil undian untuk menentukan
dimana berada pada saat penyisihan grub, Pak Kholil Ahmad dan Arsene
Abdurrahman pun pergi Ke jakarta untuk melihat dan mengambil hasil undian.
Teryata tim Berada Di grub B
|
Nama
Tim
|
Point
|
|
Bamban
Fc
|
|
|
Medan
Emperror
|
|
|
Bandung
Thunders
|
|
|
Herlina
Troopers Fa
|
|
Ternyata tim herlina troopers satu
grub dengan klub tetangga yaitu Bamban Fc, ya tim yang sangat berpengalaman dan
mempunyai pemain-pemain bagus. Tim herlina sangat menghormati tim tersebut,
Pertandingan pertama fase grub pun telah dimulai di dua tempat. Grub A bermain
di markas tim Kemayoran Fc di stadion Utama gelora bung karno jakarta, dan
untuk grub B Pertandingan dilaksanakan di stadion Sijalak Harupat Kab Bandung.
Fase Grup pun mereka lewati dengan
Finish di urutan Runner Up di bawah Bambang Fc.
|
Nama
tim
|
Point
|
|
Bambang
Fc
|
9
|
|
Herlina
Troopers Fa
|
6
|
|
Bandung
Thunders
|
1
|
|
Medan
Emperror
|
1
|
Akhirnya pertandingan Memasuki babak
semi final yang akan dilakukan sistem pertandingan Home – away dan agregat gol.
Dibabak ini Tim Herlina akan berhadapan dengan BoyBand Maverick Fa. Tim ini
adalah runner up Piala kemayoran Musim lalu, tim yang bermarkas di stadion
Singa perbangsa jakarta barat adalah tim yang Alay mereka punya banyak
supporter dan punya tim pemandu sorak untuk meruntuhkan konsentrasi musuh
karena ter hipnotis oleh wanita pemandu sorak. Pertandingan Away akan Tim
Herlina lakoni dalam Partai semifinal di Kandang Boyband Maverick Fa.
Pada saat bermain disana Mereka
merasa tidak konsentrasi akibat hasutan dan caci maki dari pemandu sorak dan
penonton Musuh. Tapi itu semua tidak berlaku bagi pemain Stopper mereka Yaitu
“Engkek” alias Sigit Rojalinoor, sigit merasa harus bermain sekuat tenaga dan
terbakar karena Melihat banyak penonton wanita, kelemahan mereka pun tertutupi
berkat sepak terjang sigit yang bermain sangat spartan dan terbakar api untuk
tebar kekutan dan pesona. Dan pertandingan pun berakhir dengan skor, BBM Fa 0
VS 3 HT Fa > Sigit 24, 56, 78. Dan pelatih Kemas Riedl Pun hanya bisa
sedikit kata untuk sigit. “Gila lo Git. . . .” ucap pelatih asal Sungai tabuk
itu.
Setelah pertandingan usai ternyata
sigit sudah dipinta no pin dan alamat Tweet nya dari pemandu sorak tim lawan
karena kagum dan ingin menjadi fans sigit, “Edan lu git! kenapa cewek lu
cantik-cantik padahal kan kamu nya. . .Ah Sudahlah. . . .???” Teriak Bambang
sambil membawakan air untuk sigit. Di sisi lain Akbar, Bayu, Naufal, dan Fendi
bersorak bembira.
Pertandingan kedua pun dilaksanaka
di Stadioon Kebanggan Mereka “WADUK TROOPERS HALL”. Manajer tim terkejut
dengan hasil yang mereka dapat di leg pertama, dan ada satu pemandangan aneh
Gerombolan wanita pemandu sorak musuh tidak terlihat di posisi mereka. “Yes!!!
Tidak ada lagi suporter musuh dan pemandu sorak gila. . .” Gumam Arif dengan
Bayu. “Lah itu apa. . .Mereka masih ada kok tuh coba lihat di Tribun Selatan”
sanggah Bambang. “Tapi kenapa mereka memakai Jersey tim kita dan bertuliskan
nama ku dan sigit???” Sahut Azwin dengan keheranan. Ternyata Pemandu sorak musuh
telah beralih untuk mendukung tim Herlina Troopers.
“Selain membawa kemenangan dari
singa perbangsa kalian juga membawa Pemandu sorak mereka. . .Akhirnya kita
memiliki Fans Sekarang” ucap manager Klub Arsene Abdurrahman. “Ya dengan begini
sigit bisa bermain dengan Super Power” sahut coach Kemas Riedl. “Tapi mereka
akan sedikit kecewa karena sigit tidak bisa bermain karena akumulasi 2 kartu
kuning” sahut Kapten Akbar.
Pertandingan berakhir imbang dengan
skor kaca mata. HT Fa 0 VS 0 BBM Fa : Herlina Troopers menang agregat 3 gol. “Alhamdulillah!!!
Final, Final, Final. . . .” Teriak seluruh pemain herlina troopers. “Jakarta
Here We Cooome!!!!!! Wooooowww....!!” Akbar berteriak pada penonton. “Dreams
come true”. Ucap Bambang pada Kapten. Tim yang mereka bentuk dari nol akhirnya
telah dapat membuktikan diri dalam sebuah event besar Nasional, setelah
beberapa ujian mereka lalui mulai dari pertandingan tarkam, Provinsi, dan piala
gubernur dan akhirnya sekarang mereka berhasil masuk ke partai puncak event
sepak bola nasional yang ditayangkan salah satu stasiun Tv swasta ternyata
sesuatu yang sulit apabila di coba dan dijalani akan menjadi sesuatu yang mudah
dan membuat suatu kekuatan mental. Inilah perjuangan mereka dalam meraih
cita-cita dan mimpi mereka walaupun masih belum sepenuh nya tercapai. Ya mimpi
mereka yang utama adalah masuk sebagai tim yang berlisensi resmi dari FIFA,
AFC, PT Liga Indonesia. Agarbisa berlaga dalam kompetisi Indonesia, Asia, dan
Dunia.
Daftar Skuad Herlina Troopers Yang Bermain di Laga Final
·
16
Bayu Putra > GK
·
5
Naufal Gusti > CB
·
21
Sigit Rojalinoor > CB
·
19
Eko > RB
·
4
Bambang Tri H > LB
·
8
Akbar > DMF Captain
·
9 M
Ihsan > RMF
·
3
Ridho Lukmana > LMF
·
7
Ariadi Saputra > AMF
·
22
Kemas Arif > CF
·
10
Azwin Yamada > CF
Tim
Herlina Memutuskan berlatih kembali pada keesokan hari nya porsi latihan saat
itu hanya menitik beratkan kemampuan transisi seorang Sayap kiri dan kanan yang
mana nanti nya akan mendapat dukungan dari bek kiri dan juga kanan, tim ini
tidak terlalu khawatir dengan lini pertahanan, memang tim ini terkenal dengan
kegenasan kedua palang pintu mereka yaitu “Engkek” Rojalioor dan “Gusti”
Naufal. Kenapa jadi harus transisi karena ti musuh nanti juga akan mengandalkan
umpan-krossing mereka dari sisi sayap penyerangan ada dua pemain yang perlu tim
ini waspadai yaitu dua pemain sayap mereka, Kevin putra dan Hanif Kharisma. Ya
dua pemain ini memang sangat andal dalam bemberikan umpan-umpat ke kotak
penalti lawan dan 80% kemenangan mereka terletak dari penyerangan mereka
melalui Transisi, yang berarti mereka akan banyak duel dengan M Ihsan di
gelandang sayap kanan Maupun Ridho Lukmana di Gelandang sayap kiri. “ Tapi
walau bagaimanapun kita harus mengandalkan perminan kita sendiri jangan sampai
terintimidasi dengan gaya dan permainan lawan. . .” Pak Kholil Ahmad angkat
bicara. “Itu Benar kita adalah kita dan akan selalu menjadi kita karena kita
HERLINA TROOPERS...”
Tim
Herlina bertolak ke jakarta 5 hari sebelum pertandingan dimulai untuk
beradaptasi dengan cuaca jakarta dan rumput lapangan di GBK, ya di Jakarta
terkenal dengan udara panas nya. Mereka latihan dilapangan no 2 di komplek
senayan Sport. Latihan ini tidak di ikuti oleh manajer klub arsene abdurrahman
karena beliau diam-diam mengamati latihan tim musuh.
Hari
yang ditunggu pun datang, ya ini adalah Final Kemayoran Cup Herlina Troopers
akan menghadapi tim yang telah mengalahkan Bamban Fc yaitu sang tuan rumah Jaya
Raya JKT Fc. Tim herlina menurunkan squad terbaiknya dengan percaya diri mereka
akan menghadapi tim tuan rumah
Babak
pertama pun di mulai, dengan bola yang di berikan kepada tim Jaya raya serangan
mereka sangat tajam dengan terus membombardir dan membuat tim Troopers
tersudut, Possesioning ball pun hampir 60% dikuasai oleh tim Jaya Raya, dan
akhirnya mereka pun memecah kebuntuan lewat gol Ferdy samuel pada menit 32, 1
gol Jaya Raya memimpin atas herlina. Herlina tidak dapat keluar dari tekanan
dan Jaya Raya kembali menambah pundi-pundi gol mereka jadi 3 berkat dua gol
sundulan penyerang mereka Maman widiantoro pada menit 39, dan 45. Cukup
menyakitkan dimana Herlina Troopers sudah harus tertinggal tiga gol di babak
pertama.
Babak
pertama pun usai dengan keunggulan tim lawan, luar biasa atmosfir pertandingan
sehingga membuat pemain menjadi tidak konsentrasi mengingat bahwa stadion utama
gelora bung karno pada saat itu hanya di padati oleh pendukung dari Tim Jaya
Raya Jakarta Fc, Fans sigit dan Azwin pun tak dapat berbuat apa-apa dikarenakan
yel-yel dan support mereka tak seberapa dengan suara terompet dan lagu dari
suporter Jaya Raya yang begitu nyaring dan luar biasa. . .
Tim
herlina hanya tertunduk lesu setelah tertinggal 3 gol di babak pertama,
tiba-tiba Coach Kemas Riedl masuk ke ruang ganti. . . “Kita belum tamat masih
ada 45 menit babak ke dua nak”. . .Jelas coach Kemas Riedl. “Mereka sangat
berbeda dari semua tim yang pernah kita hadapi”. . . Sahut Ihsan dengan nada
rendah. “Hey Kalian semua...Perang ini tidaklah mudah, tapi tanpa perang ini
sekalipun, mimpi takkan datang begitu saja! Bukan mimpi, tapi kau yang harus
menjemputnya!. . .” Teriak Coach Riedl dengan ber Api-api. Kata-kata dari
pelatih kemas ternyata membakar semangat juang Semua pemain Herlina Troopers.
“Ayo nak babak ke dua sudah di mulai Habisi mereka” Cetus Arsene Abdurrahman
pada pemain yang baru keluar dari ruang ganti. “SIIIAAAPP
MENEJJJEEEERR!!!!!!!!!...... . .” Teriak seluruh pemain Herlina Troopers yang
memecah riuh suara suporter Jaya Raya.
Babak
kedua pun dimulai dengan bola dari kubu Herlina Troopers, kini dibabak kedua
tim Herlina bermain dengan penuh semangat. . .Suara supporter dan fans sigit
Azwin pun sedikit demi sedikit mulai meneriakan yel-yel nya. Tim herlina
berhasil mengembalikan kepercayaan diri dengan berhasil menekan balik tim jaya
raya. “ayo ambil kendali cetak angka!!!” Teriak menejer Arsene Abdurrahman. Tim
Jaya raya panik dan membuat pelanggaran yang sangat fatal pada Arif di kotak
penalti, Hadiah penalti pun diberikan wasit untuk Herlina. . . “Hey kapten kau
yang mengambil Penalti!!!” bisik arif pada Akbar. “Baiklah tak akan ku
sia-siakan kesempatan ini” sahut Akbar. Tanpa cacat akbar berhasil menceploskan
bola dengan mulus ke gawang lawan.
Alhamdulillah
tinggal 2 gol kita tertinggal. “Mainlah seperti apa yang harus kalian mainkan”
Teriak Coah dari pinggir lapangan. Mendengar itu tim tau memang seharusnya kami
bermain terbuka bukan mengikuti permainan musuh seperti di babak pertama tadi.
Herlina melakukan penyerangan dari sisi sebelah kanan Ihsan mengirim umpan
Crossing yang disambut dengan sundulan gemilang oleh Azwin Yamada hanya
membentur tiang gawang musuh. Kedudukan belum berubah dengan Herlina masih
tertinggal 2 gol dari Jaya Raya. “Ayo anak-anak kalian bisa ayo semangat kita
adalah kita buktikan kita bisa”. Teriak Bos klub dari atas teribun VIV. “Kapten
ternyata owner menyaksikan kita dari atas tribun” Jelas Bambang pada Akbar. “Berikan
permainan terbaik kita pada hari ini” Sahut Akbar. Tim jaya raya semakin
tersudut pada babak kedua ini bahkan posessioning ball kini telah dikuasai oleh
Herlina Troopers, Herlina terus mengurung pertahanan dari Jaya raya sehingga
permainan babak kedua bola hanya bergulir di lapangan sebelah kanan atau
wilayah Permainan jaya raya saja. Pada menit 62 terjadi pelanggaran di sisi
kanan pertahanan tim jaya raya. Tendangan bebas pun diberikan oleh wasit pada
Tim Herlina, Bambang pun mengambil servis tendanganbebas itu. “Hey sambut
dengan baik umpan ku ini. . .!!!!” teriak Bambang pada rekan nya yang berada di
kotak penalti. Tendangan pun telah dilakukan menuju tiang jauh dan Naufal pun
langsung menyambar umpan tersebut dengan sundulan. Ya skor pun kembali berubah
naufan berhasil menyarangkan bola hasil servis dari Bambang, gol kedua dari
herlina membuat tim jaya raya semakin runtuh mereka pun sering membuat
kasalahan karena panik.
Sering
terjadi kemelut di daerah pertahanan pertahanan jaya raya yaang membuat mereka
sangat panik dan bermain buruk beberapa kali juga Akbar dan Ari melakukan
tendangan spekulasi dari luar kotak penalti pada saat Ari melakukan spekulasi
dan bola untuk kesekian kalinya, bola membentur pemain bertahan dari Tim jaya
raya dan berubah arah yang tak bisa di jangkau oleh edward septano yaitu kiper
dari jaya raya, gol penyama kedudukan pada menit 66 pun akhir nya lahir dari
tendangan Jeegggerrrrr pemain yang baru sekali di turunkan di laga final, ya
memang Ari menunjukan perkembangan permainan dari setiap latihan yang membuat
Coach kemas tertarik dan yakin menurunkan nya di partai puncak. Ari pun
langsung berlari menghampiri coach kemas dengan perasaan sangat gembira. “Pelatih
terima kasih telah mempercayaiku untuk bermain di partai puncak ini. . .” Gumam
ari sambil memeluk erat coach Kemas. Kini kedudukan menjadi imbang peluang
kedua tim sama besar untuk menang walaupun itu harus adu penalti.
Waktu
telah memasuki menit 70 dan kedudukan telah imbang, tim herlina troopers dengan
penuh keyakinan menang terus membombardir pertahanan dari Jaya raya entah
kesetanan atau apa? Tapi permainan mereka sangat berbeda serangan begitu
spartan dan keras tapi tak menyebabkan pelanggaran sungguh aneh melihat
permainan Herlina Trooper bermain dengan full attack yang biasanya hanya
serangan balik. Dengan serangan cepat Azwin memberi umpan terobosan pada Arif
dan hanya satu lawan satu dengan penjaga gawang Jaya Raya tapi malang dari
kiper jaya raya Arif melakuan tendangan plessing ke arah tiang jauh yang tak
bisa dijangkau olah kiper Jaya Raya, kedudukan berubah dengan Herlina Troopers
berhasil mmimpin atas Jaya Raya.
Riuh
supporter musuh haning tak bersuara setelah gol ke 4 dari Arif pada menit 78,
kini hanya Fans sigit dan Azwinlicious yang bersorak gembira dengan yel-yel
penyemangat mereka untuk tim herlina troopes, Tim jaya raya kembali membuka asa
mereka dengan melakukan serangan ke daerah pertahanan Herlina Troopers, tapi
serangn mereka dengan mudah dipatah kan oleh dua palang pintu herlina troopers
Naufal_5 Dan Sigit_21 Naufal bemberian bola kepada Akbar dan diteruskan oleh
Bambang dengan melakukan Transisi dari sebelah kiri penyerangan Herlina Trooper
yang memberikan umpan Crossing ke dalam kotak Penalti yang langsung disambar
oleh Azwin, sundulan yang kuat membuat bola bergerak begitu cepat dan
menghunjam gawang dari Jaya Raya. Ya Herlina Kembali menambah angka lewat gol
Azwin pada Menit 88, Habis itulah yang bisa di ungkap kan untuk Jaya Raya,
sesampai nya di penghujung pertandingan mereka harus merelakan mahkota juara
harus berpindah ke tangan Herlina Troopers. THE END
“Ini
Membuktikan bahwa tak ada yang tak manis dari sebuah kerja keras, hal sulit
akan mudah apabila kita ingin mencoba dan menjalankan nya, hal yang tak mungkin
akan menjadi mungkin apabila ada sebuah usaha karena sebuah batu tak dapat
bergerak sendiri tanpa adanya gaya yang mengerakkan batu tersebut. . . .ITU”
Created By :
Bambang Tri Hartomo
05-08-2013







0 comments:
Post a Comment