This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, February 25, 2014



Assalamualaikum WR.WB

Bertemu lagi yang ke sekian kalinya dengan ane, soal nya hampir 2 bulan terakhir ini tak ada Tulisan yang ane produksi satu pun baik yang bergenre Comedy, comedy, comedy, dan lain nya. Lah kok banyak yang komedi nya ya. . .memang itulah kebiasaan dan sudut pandang nya, dan tidak lepas juga dari ane pribadi yang suka sekali comedi, menurut ane comedy itu adalah seni men. . . ya menurut ane tidak usah terlalu jauh untuk membuat orang tertawa dan terhibur,  untuk kesenangan sendiri itu sudah cukup yang penting ini lah cara nya ane ber Ekspresi. Paling tidak ada lah sedikit orang yang suka sama cerita dan tulisan ane. . . .Ah sudahlah. . . .!!! kepanjangan Intro-nya . oke ini nih judul dari cerita kali ini. . . .

“Negeri Penuh dengan Goncangan Goyangan Krisis”

Beberapa waktu lalu kita khusus nya di Indonesia itu terkena yang namanya virus Valentine’s day ya dimana – mana orang saling mengungkapkan rasa sayang nya.... Ah Bodo Amat. . . emang di hari itu doang untuk bisa menebar kasih sayang??? Dasar  manusia indonesia kurang berfikir ! kan kasih itu sepanjang masa bukan kasih sepanjang Valentine . Nah ini masih ada lagi Fenomena joget-jogetan gila dari beberapa artis yang disiarkan oleh Televisi-Televisi swasta dan sekelompok orang yang menari-nari, ini menurut ane sudah men-Jahiliyah (Menbodohkan) kan ibu pertiwi semua lapisan masyarakat ikut menari, berjoget dengan penuh semangat, siang dan malam.
          Semua lapisan masyarakat sudah terhipnotis dan lupa diri karena fenomena joget di Indonesia, lebih baik menayangkan tayangan tentang dokumenter, pendidikan, dakwah, dan berusaha untuk mencerdaskan bangsa, bukan malah sebalik nya, ane tak bisa membayangkan bagaimana masa depan negeri apabila terus seperti ini, bahkan di saat bulan Ramadhan pun mereka tetap menjogetkan negeri dengan tampil dan disiarkan pada waktu sahur ini membuat masyarakat indonesia bagian barat jadi kelupaan untuk bersahur karena menonton acara yang tidak bermutu, dan di Indonesia bagian tengan membuat masyarakat nya untuk tidak beranjak dari depan televisi untuk menunaikan sholat subuh.

          Ini semua tak lepas dari konspirasi yahudi yang meracuni pemikiran umat muslim dengan cara melalui media masa, dipenuhi nya acara televisi dengan hal-hal yang tidak bagus secara realita, radio dengan segala kepalsuan berita nya, Internet dengan semua konten nya yang menggoda nya, tapi semua itu tak akan membuat kita lemah apabila kita mempertebal benteng iman kita, oke ini adalah masalah moral apabila kita berfikir, apakah kalian tidak sadar negeri penuh dengan bencana, teapi mereka tetap saja joget, ini sudah sangat menyimpang.
          Karena hal seperti ini lah yang menjadikan rahmat Allah jauh dari kita yang berada di Indonesia, bukti nya adalah sering nya terjadi bencana alam, bencana dalam segala bidang, bencana akhlak dan moral, bencana ekonomi, Bencana korupsi, dan semua bencana yang masih akan datang apabila hal tersebut tidak dapat di ubah.
          Belum lagi Indonesia adalah pasar yang sangat mnjanjikan bagi penjajah asing dengan membuat suatu paham dan ideologi baru yang semua itu sangat bertentangan dan terlihat memusnahkan karakter bangsa. Amerika, Jepan dan Korea dalah beberapa negara yang sangat berperan aktif dalam penjajahan bangsa secara halus. Perekonomian kita terjajah oleh dollar amerika yang sangat tunggi terhadap nilai tukar rupiah, pemuda semakin kehilangan moral mereka dengan segala trend buaya jepang dan korea. Ane sebenar nya masih merasa terjajah toh gak ada kesenian daerah yang Buming. Inilah Indonesia. . . .Ini lah tanah airku sekarang. . . .Ini lah Indonesia merdeka hasil perjuangan “PEMUDA” . . . . Ini lah Tanah Surga!!! KATANYA
Tanah Surga Versi Salman
Bukan lautan tapi kolam susu, katanya, tapi kata kakek ku hanya orang kya yang bisa minum susu
Kail dan jala cukup menghidupi mu, katanya, tapi kat kakek ku ikan ikan kita dicuri oleh banyak negara
Tiada badai tiada topan ka temua, tapi tapi kenapa warga di  perbatasan tertiup angin ke malaysia
Ikan dan udang menhampiri dirimu, katanya , tapi awas ada udang di balik batu
Orang bilang tanah kita tanh surga tonkat kayu dan batu jadi tanaman, katanya, tapi belum semua rakyat nta sejahtera banyak pejabat yang menjual kayu dan batu untuk membangun surga nya sendiri. . . .
Tanah surga.

alangkah beratnya memperjuangkan kemerdekaa. Tapi seberat-beratnya berjuang merebut kemerdekaan, ya Tuhan, alangkah beratnya hidup sesudah merdeka

Wassalamualaikum Wr.Wb

Thursday, February 20, 2014

Ekonomi XI IPS 1

Asal Muasal Istilah DEBIT – KREDIT

DEBERE – CREDERE
Dalam akuntansi, istilah debit yang kita kenal saat ini adalah turunan dari 2 kata yang artinya agak berbeda yaitu, debere dan debitum.
Debere diturunkan menjadi debit yang kita gunakan untuk menyebut sisi kiri persamaan (oleh karena itu debit dalam penjurnalan disingkat DR – cek buku-buku akuntansi asing di bagian penjurnalan). Sedangkan debitum yang artinya adalah utang, juga diturunkan menjadi debit (diindikasikan menjadi asal kata debt).
Debere memiliki lawan kata credere (disingkat CR – cek buku-buku akuntansi asing di bagian penjurnalan). Sedangkan lawan kata dari debitum adalah creditum (verb) yang artinya meminjamkan.
Dari sejarahnya, debere artinya adalah mengutang sedangkan credere artinya adalah mempercayai. Istilah ini digunakan oleh Luca Pascioli, seorang pendeta lutheran ahli matematika dari Italia, teman sekaligus mentor dari Leonardo da Vinci, untuk menyebut ruas kiri persamaan akuntansi dan ruas kanan persamaan akuntansi.
Logikanya sebagai berikut,
Mari kita lihat persamaan dasar akuntansi:
Aset = Liabilitas + Ekuitas
Menggunakan prinsip entitas, maka persamaan itu dapat dibaca: aset yang dikuasai entitas, asalnya dari utang ke kreditur + utang ke pemilik. Dalam arti lain, aset yang dimiliki entitas asalnya dari mengutang. Sedangkan Liabilitas + Ekuitas adalah kepercayaan yang diberikan kreditur & pemilik kepada entitas. Jadi, dapat dikatakan juga bahwa dari suatu sisi, persamaan akuntansi menunjukkan kepercayaan. Atau dalam kata lain, Liabilitas + Ekuitas artinya, kreditur dan pemilik mempercayakan milik mereka untuk dikelola entitas, yang mana dari sisi entitas kedua hal ini merupakan sumber dari asetnya 

Kode Akun

Kode Akun

Pengertian Kode Akun
Pernahkah Anda mengirim surat kepada seseorang yang berada di daerah lain? Sebelum surat itu Anda masukkan ke Kantor Pos tentunya Anda lebih dahulu menulis kode pos alamat tujuan bukan? Mengapa penulisan kode pos itu selalu diingatkan oleh petugas pos? Tujuannya tak lain adalah untuk memudahkan pihak pos untuk menyampaikan surat kepada si penerima surat.
Demikian pula halnya dengan kode akun dalam akuntansi. Kode akun itu dicantumkan untuk memudahkan proses pencatatan, pencarian dan penyimpanan serta pembebaban yang dituju pada setiap akun. Jadi apa yang dimaksud dengan kode akun itu? Kode akun adalah pemberian tanda/nomor tertentu dengan memakai angka, huruf atau kombinasi angka dan huruf pada setiap akun. Bagus!
Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa kode akun harus bersifat membantu memudahkan pencatatan, pengelompokkan dan penyimpanan setiap akun. Oleh karena itu kode akun hendaknya memiliki kriteria seperti, mudah diingat, konsisten, sederhana dan singkat serta memungkinkan adanya penambahan akun baru tanpa mengubah kode akun yang sudah ada
Jenis-jenis Kode Akun
Dalam suatu sistem akuntansi perusahaan pemberian kode akun sangat tergantung pada keanekaragaman transaksi dan jumlah transaksi yang terjadi. Semakin banyak dan kompleksnya transaksi yang terjadi menyebabkan semakin banyak pula kode akun yang akan digunakan.
Ada beberapa kode akun yang dapat digunakan seperti kode numerial, kode desimal, kode mnemonik serta kode kombinasi huruf dan angka. Dalam modul ini hanya membicarakan dua macam kode akun yang biasa digunakan. Kode akun yang dibahas adalah kode numerial dan kode desimal. Baiklah, sekarang mari kita lanjutkan dengan materi berikutnya.
1) Kode Numerial
Kode numerial adalah cara pengkodean akun berdasarkan nomor secara berurutan, yang dapat dimulai dari angka 1, 2, 3 dan seterusnya
2) Kode Desimal
Kode desimal adalah cara pemberian kode akun dengan menggunakan lebih dari satu angka. Setiap angka mempunyai arti, kode desimal ini dapat dibedakan atas kode kelompok dan kode blok.
a) Kode Kelompok
Kode kelompok merupakan cara pemberian kode akun dengan mengelompokkan akun. Setiap kelompok akun diberi nomor kode sendiri sendiri.
Contoh: Akun piutang usaha termasuk kelompok akun harta diberi nomor 1 untuk harta. Kemudian termasuk golongan akun harta lancar yang diberikan nomor kode 1, kemudian merupakan jenis harta lancar yang ketiga sehingga diberi nomor urut 3, dari cara mengelompokkan tersebut nomor akun piutang usaha diberikan nomor kode tiga angka yaitu 113.
b) Kode Blok
Kode blok adalah pemberian kode akun dengan cara memberikan satu blok kode setiap kelompok akun. Misalnya harta diberikan nomo2 100 – 199, Kewajiban diberi nomor 200 – 299, Modal diberikan nomor 300 – 399, Pendapatan nomor 400 – 499 dan Beban nomor 500 – 599. Baiklah berikut ini dapat Anda perhatikan contoh yang lebih rinci.

Penggolongan Akun

Anda belajar di kelas, tentunya Anda memiliki catatan untuk setiap mata pelajaran bukan? Apa tujuannya? Di sini tujuan adalah agar memudahkan Anda mempersiapkan diri sebelum menempuh ujian. Mengapa demikian? Karena begitu banyak materi pelajaran yang harus dipelajari bukan? Dalam kegiatan dunia usaha setiap hari transaksi terjadi sangat kompleks baik dalam jenis maupun dalam jumlahnya. Kita tahu bahwa makin besar suatu perusahaan dengan bidang usahanya maka semakin banyak dan beragam pula transaksi yang terjadi. Dalam hal ini agar memudahkan pencatatan setiap transaksi keuangan dibukukan menurut jenis masing-masing. Misalnya setiap penerimaan dan pengeluaran uang dibukukan dalam suatu lembaran yang disebut akun (perkiraan) dengan nama Akun atau perkiraan adalah suatu formulir yang digunakan sebagai tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat merubah komposisi harta, kewajiban dan modal perusahaan. Secara umum Akun dapat dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu1. Akun riil (tetap) adalah akun yang dilaporkan dalam neraca, di mana saldo akunnya terbawa dari satu periode ke periode berikutnya. Akun riil terdiri dari tiga kelompok yaitu harta, kewajiban dan modal
2. Akun nominal (sementara) adalah akun yang disajikan dalam laporan laba rugi. Akun nominal terdriri dua kelompok yaitu pendapatan dan beban
Akun Riil (Tetap) Terdiri atas :
1. AKTIVA (HARTA)
a. Harta Lancar
- Kas
- Surat Berharga
- Piutang Usaha
- Wesel Tagih
- Perlengkapan
- Pendapatan yamng masih harus diterima (misal : Piutang Bunga)
- Beban dibayar dimuka (Misal : Sewa/Asuransi/Iklan dibayar dimuka)
- Persediaan Barang Dagangan
b. Harta Tetap
- Tanah
- Bangunan
- Peralatan
- Akum. Penyusutan Peralatan
- Kendaraan
- Akum. Penyusutan Kendaraan
- Mesin
- Akum. Penyusutan Mesin
2. PASIVA (HUTANG dan MODAL)
2.1. Hutang
a. Hutang Lancar
- Hutang Usaha
- Hutang Wesel
- Beban yang masih harus dibayar (Misal:  Hutang Gaji)
- Pendaptan diterima dimuka
b. Hutang Jangka Panjang
- Hutang Obligasi
- Hutang Hipotik
- Hutang Bank
3. Modal
- Modal Pemilik
- Prive
Akun Nominal (Sememtara)
1. Pendapatan
- Pendapatan Jasa
- pendapatan bunga
- Pendapatan Lain-lain
2. Beban
- Beban Gaji
- Beban Sewa
- Beban Listrik
- Beban Telepon
- Beban Air
- Beban Lain-lain

Persamaan Akuntansi

Persamaan Akuntansi

          Persamaan Akuntansi Dasar merupakan ringkasan dari pencatatan hasil analisis setiap peristiwa ekonomi atau transaksi keuangan yang terjadi pada Perusahaan maupun ogranisasi.

Lalu apa itu Persamaan Akuntansi Dasar ?

 a. Pengertian dan Rumusan Persamaan Akuntansi Dasar
          Jika terjadi transakasi keuangan akan menyebabkan terjadinya perubahan pada aktiva, hutang, dan modal. Perubahan itulah yang kita ringkas dalam persamaan dasar akuntansi.          Mungkin anda yang sudah belajar tentang dasar akuntansi saat waktu SMA jurusan Ips. Tapi, bagi yang dulu tidak belajar kita belajar bersama tentang Persamaan Akuntansi dasar.          Untuk lebih memahami persamaan Akuntansi Dasar di misalkan pada awal pendirian perusahaan, pemiliknya menyetorkan uang tunai atau berupa benda senilai Rp 5.000,00 untuk modal awal usahanya tanpa ada hutang, maka persamaan nya adalah: 



Aktiva = Capital

Jadi, Rp 5.000,00 = Rp 5.000,00

Kesimpulanya harta yang dimiliki perusahan sama dengan harta yang di miliki pemilik.Disisi lain ada Hak dari kreditor disebut hutang Jika pemilik menambah modal Rp 2.500,00 dari hutang, maka persamaan nya menjadi: 

Aktiva = Liabilities + Capital 
Jadi, Rp 7.500,00 = Rp 2.500,00 + Rp 5.000,00

Dengan demikian pengembangan dari persamaan akuntansi dasar tersebut menjadi sebagai berikut: 
Aktiva = Liabilities + Capital  

Analisa Persamaan Akuntansi Dasar 

AKTIVA = PASIVA 
AKTIVA = UTANG + MODAL  

Pengaruh transaksi keuangan: 
- Menambah/mengurangi Aktiva saja 
- Menambah/mengurangi Pasiva saja 
- Menambah/mengurangi Aktiva dan pasiva 
Pendapatan dan Biaya 
Pendapatan menambah modal, Biaya mengurangi modal 
b. Transaksi Keuangan dan Persamaan Akuntansi Dasar  
          Transaksi keuangan dan persamaan akuntansi dasar dimaksud menambah, mengurangi, atau merubah susunan aktiva, hutang, dan/atau modal. Penyelesaian persamaan itu merupakan hasil analisis dampak dari transaksi keuangan yang terjadi.           Untuk mempermudah dalam memahami dampak dari perubahan pada persamaan dasar akuntansi sebagai akibat terjadinya transaksi keuangan, marilah kita cermati contoh kasus berikut ini. 
          Salon Akuntansi unsika milik Ny. Ayu, yang beralamat di Jl. Joyo Utomo 504 Malang, baru dibuka awal tahun 2007, ditempatkan di kamar paling depan rumahnya. Sementara kamar tersebut tidak dimasukkan sebagai asset salon, tetapi dianggap menyewa. Selama bulan Januari 2007 transaksi keuangan yang dilakukan sebagai berikut: 1. Ny. Ayu menyetor uang tunai Rp 1.000.000,00 sebagai investasi pertamanya atau modal awalnya di SalonAkuntansi unsika. 
2. Membeli secara tunai peralatan salon seharga Rp 300.000,00 5. Membayar uang sewa kamar untuk bulan Januari sebesar Rp 100.000,00
7. Membeli secara kredit dari Toko Makmur peralatan salon seharga Rp 500.000,00 dan perlengkapan (suplies) salon seharga Rp 200.000,00.
9. Dipinjam uang dari Bank dengan menandatangani sebuah wesel jangka 3 bulan bunga 12% per tahun senilai Rp 750.000,00 14. Menyelesaikan pekerjaan merias pengantin putri Ny. Yuli senilai Rp 450.000,00 dan dan langsung dbayar tunai 15. Dibayar gaji pegawai untuk bulan Januari Rp 150.000,00 20. Diselesaikan pekerjaan merias pengantin untuk Ibu Harmini senilai Rp 550.000,00. diterima tunai sebanyak Rp 250.000,00 dan sisanya akan dilunasi bulan Pebruari 2007 22. Diangsur utang kepada Toko Makmur sebesar Rp 200.000,00 25. Dibayar rekening listrik untuk bulan Januari Rp 75.000,00 
29. Diterima dari Ibu Harmini angsuran utangnya kepada Salon sebanyak Rp 150.000,00 30. Diambil uang tunai oleh Ny. Ayu sebesar Rp 100.000,00 untuk kepentingan pribadinya. 31. Dibayar bunga atas wesel untuk bulan Januari sebesar Rp 7.500,00 

          Setiap transaksi keuangan pada tanggal-tanggal tersebut di atas akan membawa dampak perubahan terhadap ketiga komponen persamaan akuntansi dasar (aktiva, hutang, dan modal). Pengaruh setiap transaksi keuangan itu terhadap persamaan akuntansi dasar dapat dilihat dalam tabel berikut: 

AKTIVA
HUTANG
MODAL
Tgl
Kas
Piutang Usaha
Peralatan
Perlengkapan
Hutang Usaha
Hutang wesel
Modal
1
1,000,000





1,000,000
2
-300,000

300,000




5
-100,000





-100,000
7


500,000
200,000
700,000


9
750,000




750,000

14
450,000





450,000
15
-150,000





-150,000
20
250,000
300,000




550,000
22
-200,000



-200,000


25
-75,000





-75,000
29
150,000
-150,000





30
-100,000





-100,000
31
-7,500





-7,500

1.667.500
150.000
800.000
200.000
500.000
750.000
1.567.500

     Persamaan Akuntansi dasar dapat dimodifikasi menjadi

Asset  + Beban (biaya) = Liabilities + Penghasilan + Capital
Dengan demikan, data transaksi dalam kasus yang terjadi pada salon Akuntansi unsika di atas dapat disusun persamaan akuntansi dasar sebagi berikut:

Tgl
Keterangan
     Aktiva   +   Beban    =   Hutang   + Pendapatan  + Modal
1
Setoran pemilik
1.000.000



1.000.000
2
Beli peralatan tunai
± 300.000




5
Bayar sewa gedung
- 100.000
100.000



7
Beli peralatan & perlengkapan
700.000

700.000


9
Utang wesel 12% p.a
750.000

750.000


14
Hasil Rias pengantin
450.000


450.000

15
Bayar Gaji
-150.000
150.000



20
Hasil Rias pengantin
550.000


550.000

22
Angsur utang
- 200.000

- 200.000


25
Bayar listrik
- 75.000
75.000



29
Angsuran Harmini
±150.000




30
Ambil prive
- 100.000



- 100.000
31
Bunga wesel
- 7.500
7.500



Jumlah
2.817.500
332.500
1.250.000
1.000.000
900.000

 c. Penjelasaan perbandingan Persamaan akuntansi dasar 
 
Dua contoh bentuk persamaan akuntansi dasar untuk menyelesaikan transaksi keuangan tersebut tampak berbeda bukan?           Dalam penyelesaian persamaan pertama, membuat penggolongan pada aktiva dan hutang, sedangkan beban dan pendapatan langsung ditambah atau dikurangkan pada modal. Pada persamaan kedua unsur aktiva dan hutang tidak digolong-golongkan, tetapi beban dan pendapatan dipisahkan dari modal. Dalam praktik di dunia kerja Anda dapat menggunakan salah satu dari kedua persamaan itu, mengingat bahwa hasil akhir atau informasi yang dihasilkan sama.           Selain itu, pada kenyataan di dunia bisnis akan banyak Anda jumpai transaksi-transaksi serupa, yaitu transaksi yang menyebabkan berubahnya aktiva, hutang, atau modal. Contoh-contoh yang disajikan di atas hanya merupakan sebagian kecil dari transaksi yang sebenarnya. Diharapkan contoh-contoh itu dapat digunakan sebagai acuan dalam penyikapan akuntansi jika ada transaksi yang sejenis.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html