This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, September 3, 2014

Pengertian Ukhuwwah al-Islamiyah.



Pengertian Ukhuwwah al-Islamiyah. Dalam kamus bahasa arab Ukhuwwah (الأُخُوَّة ) berarti persaudaraan . Jika kita sebut Ukhuwwah al-Islamiyyah ini berarti Ukhuwwah yang terjalin antar muslim karena ke-islaman-nya, bukan karena faktor lain.

Allah Swt. berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ Artinya: Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (al-Hujarat, 10)

Dalam tafsir al-Jalalain, kata “Ikhwah” ini ditafsirkan “Ikhwah fi ad-Din” yaitu bersaudara karena agama.

Dalam Tafsir al-Khazin dijelaskan bahwa Iman dapat mengikat hubungan seseorang seperti terikatnya hubungan karena faktor keturunan, dan “Islam” laksana seorang ayah karena ia dapat mengikat hubugan antar pemeluknya seperti seorang ayah mengikat hubungan antar anak-anaknya.

Imam al-Manawi dalam menafsirkan ayat diatas berkata: المسلمون إخوة أي جمعتهم الأخوة الإسلامية بالحضرة المحمدية لاتحاد المرافقة في ورود المشرب الإيماني والمدد الإحساني وكل اتفاق بين شيئين أو أشياء يطلق عليه اسم الأخوة
Artinya: (Orang muslim itu bersaudara) yaitu mereka disatukan oleh Ukhuwwah islamiyah karena kehadiran ajaran Nabi Muhammad, karena mereka telah memiliki kepentingan sama dalam meneguk iman, dan saling berbuat baik.

Setiap ada kerukunan antar dua perkara atau banyak itulah yang disebut “ukhuwwah”. Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 103 : وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.( QS. Al Imron:103 )

Banyak hadits Rasulullah yang menganjurkan kepada umat muslim untuk menjalin ukhwah antara lain: مثل الأخوين إذا التقيا مثل اليدين تغسل إحداهما الأخرى وما التقى مؤمنان قط إلا أفاد الله أحدهما من صاحبه خيراً (رواه الديلمي
“Perumpamaan dua orang yang bersaudara bila bertemu adalah dua tangan yang saling membasuh yang lain, dan tidak pernah bertemu dua orang mukmin kecuali Allah berikan kebaikan bagi salah satunya dari sahabatnya” (H.R. ad-Dailamy)

من آخا أخاً في الله رفعه الله درجة في الجنة لا ينالها بشيء من عمله اخرجه ابن ابي الدنيا و الديلمي “barang siapa menjalin hubungan persaudaraan di jalan Allah akan Allah tinggikan derajatnya dalam surga yang tak dapat dicapai dengan sesuatu dari amalnya” (H.R. Ibnu Abi Dunya dan ad-Dailamy)

Ukhwah yang mendapat pujian dari Allah dan Rasulullah-Nya adalah ukhwah islamiyah fillah yaitu persaudaraan sesama kaum muslim yang bertujuan mencari ridha Allah, bukan persaudaraan yang didasari oleh tujuan mencari dunia seperti harta, pangkat, kedudukan dll.

Pentingnya Ukhwah Islamiyah Tak ada pihak yang tidak menyadari pentingnya ukhwah islamiyah. Apalagi pada era ini, kaum muslimin bagaikan buih di lautan sehingga tidak memiliki kekuatan dan menjadi permainan bagi kaum kafir. Namun hal yang sangat sulit adalah membentuk ukhwah itu sendiri.

Perlu upaya keras dan akhlak yang mulia untuk mampu mewujudkan ukhwah. Keberhasilah dakwah Rasulullah tidak terlepas dari upaya Rasulullah membentuk ukhwah yang erat diantara sesama kaum muslim saat itu.

Sebagaimana telah tersebut dalam kitab-kitab tarikh dan kitab-kitab hadits bahwa setelah kurang lebih lima bulan lamanya Nabi Muhammad saw berdiam di kota Madinah, maka Rasulullah mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar bahkan mereka berhak menerima warisan dari saudara tersebut, ini berlaku sampai turunnya ayat yang menasakh hal ini.

Sebelum datangnya Islam, Penduduk Jazirah Arabia pada umumnya, lebih banyak membentuk ikatan antar mereka dari sisi silsilah keturunan. Semakin dekat garis keturunan antara mereka, maka semakin kuat tali persekutuan. Izzah tertinggi (kemulian) bagi masyarakat ini adalah pengabdian kepada suku.

Kepentingan seseorang adalah mewakili kepentingan suku.

Pengabdian anggota suku adalah untuk suku masing-masing. Lantaran fanatisme kesukuan yang sangat tinggi, tiap orang berbangga atas kesukuannya, dan ketika tak ada kepentingan kecuali atas nama kepentingan suku, maka peperangan, kebencian dan permusuhan terjadi selama bertahun-tahun.

Di Madinah kala itu berdiam dua suku Arab yang telah lama saling berperang Auz dan Khazraj. Akibat permusuhan yang berlangsung lama, kondisi dua suku Arab tersebut makin lama semakin buram, memburuk, memprihatinkan dan porak-poranda.

Ketika peperangan yang berlangsung menahun dengan tak ada salah satu pihak yang mengalah dikarenakan gengsi dan keangkuhan.

Kelahiran Islam di kota Mekkah, tetangganya, memunculkan harapan baru. Nabi saw, akhirnya, diundang oleh beberapa orang yang sudah muak dengan peperangan dan kebencian tak berujung dari kedua suku tersebut untuk menjadi penengah. Nabi menyambut baik ajakan tersebut, dan akhirnya berangkat menuju Yatsrib yang selanjutnya diubah nama oleh Nabi menjadi Madinah al-Nabi.

Dikenal masa-masa berikutnya dengan sebutan Madinah, atau Madinah al-Munawwarah. Awal perubahan inilah yang kita kenal dengan Hijrah Nabi, sebagai titik penting sejarah Islam dan kemanusian sekaligus, yang diabadikan sebagai awal penanggalan hijriyah dalam Islam.

Hal pertama yang dikerjakan Nabi saat menjejakkan kaki di bumi Madinah adalah mempersatukan dua suku Arab yang saling bertempur. Nabi tak banyak mengalami kesulitan dalam mengupayakan hal paling mendasar dalam sebuah masyarakat, karena Nabi dari pihak ibu adalah berasal dari suku tersebut.

Perdamaian kedua suku ini merupakan tiang pertama dari ajaran Islam, yaitu ukhuwah (persaudaraan). Barangsiapa yang mengaku beragama Islam, dia adalah akh (saudara) bagi seorang Muslim lainnya.

Dan, Nabi saw berhasil menyatukan dua suku yang saling bermusuhan selama beberapa masa dalam satu payung Islam. Tak ada kedudukan lebih tingi, dan tak ada pula yang lebih rendah, semua sama, kecuali nilai taqwa. Tak ada persaudaraan yang abadi kecuali dikarenakan keimanan yang sama.

Bahkan pada waktu yang sama, Nabi memperkenalkan kepada mereka saudara baru yang berasal dari kota lain, Muhajiriin, orang-orang yang berhijrah bersama Nabi dari Mekkah. Identitas kesukuan tidak lagi ditonjolkan dan dijadikan kebanggaan, kecuali bahwa mereka penduduk asli Madinah adalah Anshar, para penolong, dan orang-orang pendatang sebagai Muhajiriin.

Hak-hak dan kewajiban dalam ukhwah Imam Ghazali menggambarkan hubungan ukhwah islamiyah bagaikan hubungan pernikahan, sebagaimana dalam pertalian nikah ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi suami istri, demikan juga dalam hubungan persaudaraan sesama muslim ada beberapa hak dan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai wujud dari ukhwah baik hal yang berkenaan dengan harta, jiwa, lisan, dan hati.

1. Hak atas harta Hak saudara kita ini dapat dipenuhi dengan membantu dan menolong saudaranya dengan harta yang dimilikinya. Imam Ghazali membahagi tingkatan membantu dengan harta kepada tiga kelas:

yang paling rendah adalah menanggung kebutuhan saudaramu bagaikan pembantu kamu sehingga kamu akan memenuhi kebutuhannya dari kelebihan harta yang kau miliki.
Kedua adalah memposisikan saudaramu dalam posisi dirimu sendiri sehingga kamu rela membagi sebagian hartamu untuknya.

Dan yang tertinggi adalah mendahulukan kebutuhan saudaramu, demi berkorban untuknya, ini adalah tingkatan para shiddiqin.

Sifat inilah yang digambarkan dari gambarkan oleh Ibnu Umar Ra tentang sifat shahabat Rasulullah saw ahli shuffah. Ketika salah seorang mereka mendapat hadiah kepala kambing, shahabat tersebut berkata “saudaraku lebih berhajat dariku” maka dikirimkannya kepala kambing tersebut kepada shahabat yang lain.

Namun shahabat tersebut rupanya juga berpandangan sama, sehingga daging kambing tersebut dishadaqahkan kepada shahab yang lain. Demikianlah seterusnya sehingga akhirnya kepala kambing tersebut jatuh ke tangan shahabat yang pertama.

Sifat shahabat Rasulullah tersebut Allah puji dalam Alquran surat Al Hasyr ayat 9: وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ “Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) 'mencintai' orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin).

Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung”.

2. Hak atas tenaga Ini dapat diwujudkan dengan memberikan bantuan berupa tenaga secara langsung. Memberikan bantuan tenaga juga terdiri dari beberapa tingkatan, yang paling rendah adalah bersedia membantu dengan senang hati ketika diminta sedangkan ia mampu memberikan pertolongan.

3. Hak atas lidah Hak-hak persaudaraan atas lidah kita adalah:
1. Dengan cara diam serta tidak membuka kekurangan dan keaiban saudara kepada orang lain, baik dihapannya ataupun dibelakangnya serta berusaha menutupinya.
2. Dengan mengeluarkan kata-kata yang baik, memanggilnya dengan panggilan yang baik dll.

4. Memaafkan kesalahan Setiap manusia tidak bisa lepas dari kesalahan dan tergelincir dalam pergaulannya. Maka untuk menjaga ukhwah sangat dituntut sifat mau memaafkan sesalahan saudara kita.

5. Mendoakan semasa hidup dan sesudah meninggal Doa kepada saudara sangat dianjurkan sehingga tidak membedakan dengan berdoa untuk dirinya sendiri. Doa terhadap saudara merupakan doa yang mustajabah. Dalam satu hadits Rasulullah bersabda: يستجاب للرجل في أخيه ما لا يستجاب له في نفسه “Allah mengabulkan doa seseorangbagi suadaranya walaupun tidak dikabulkan untuk dirinya”.

6. Konsisten dan ikhlash Persaudaraan karena karena akhirat tidakakan berobah walaupun statusnya telah berobah. Hal ini akan terlihat sebaliknya bila persaudaraan tersebut karena mengharap dunia. Banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari yang kita temukan, persaudaraan yang putus ketika saudaranya telah jatuh miskin ataupun karena ia telah menjadi kaya sehingga mereka tak butuh kepada saudaranya.

7. Berusaha memperingan dan tidak memberatkan. Seseorang yang benar-benar mencintai saudaranya tidak kan melakukan hal-hal yang memberatkan saudaranya bahkan sebaliknya ia berusaha untuk memperingan beban saudara. semoga persatuan antar kaum muslimin di Aceh khususnya dan di dunia pada umumnya dapat terjalin sangat kuat sehingga masyarakat islam dapat kembali berjaya seperti pada masa ke-emasan-nya dahulu. Persatuan ini tentunya akan terjalin apabila kita mau menjunjung tinggi hak-hak ukhuwwah yang telah kami jelaskan diatas. Akhirnya marilah kita merenungkan kata Rasulullah Saw.

Yang diriwayatkan oleh an-Nu’man bin Basyir: الجماعة رحمة والفرقة عذاب
Berjama’ah ialah rahmat, bercerai berarti azab.
والله اعلم بالصواب

Monday, April 14, 2014

saya terbaca satu kisah tentang seorang panglima perang taliban yang dikatakan mempunyai nama seperti yang terdapat dalam hadis Nabi.dibawah saya sertakan kisah tersebut dan soalan saya apakah hadis yang disebut itu hadis sahih?
Apakah Komandan Saifur Rahman Mansour Seperti yang Diramalkan Dalam
Hadis?
Nabi Muhammad (SAW) bersabda, "Seorang lelaki bernama Harits bin Harits akan datang dari Transoxania. Angkatan daratnya akan dipimpin oleh seseorang bernama Mansour. Dia akan membuka dan meratakan jalan untuk khalifah dan keluarga Muhammad (SAW), sebagaimana Quraish menegakkan Kekhalifahan Rasulullah (SAW). Setiap orang beriman diwajibkan mendukungnya." (Abu Dawud)
Nabi (SAW) bersabda, "Kami adalah penduduk suatu negeri yang Allah
(SWT) telah memilihkan Akhirat setelah di dunia. Penduduk negeriku ini akan mengalami suatu perjanjian besar setelah kematianku, dan akan diburu hingga seorang yang membawa Bendera Hitam datang dari KHURASAAN. Mereka akan memimpin dan mengajurkan penduduk untuk berbuat baik tetapi penduduk itu menolak; kemudian mereka bertempur sampai mereka menang dan mereka akan menyerahkan kekuasaan kepada seorang laki-laki dari keluargaku. Kemudian bumi akan dipenuhi dengan keadilan, setelah sekian lama dalam kondisi ketidakadilan. Jika salah satu diantara kalian hidup dan mengalaminya kalian harus pergi bersamanya meskipun harus menngarungi salju dan es. (Ibn Majah,
al-hakim, Imam Ahmad).
Penyelidikan dalam peta- peta lama menujukkan bahwa daerah yang dikenal sebagai Transoxania tempat seorang lelaki bernama Mansour yang dinyatakan datang dari wilayah yang membentang dari apa yang dikenal sekarang sebagai Turkistan Timur, meluas ke barat samapi Bukhara, Samarkand dan Lembah Ferghana yang merupakan benteng JIHAD ISLAM dan Mujahidin, yang meliputi tiga negara yaitu: Uzbekistan, Tajikistan dan Kyrgystan yang meluaskan wilayah ke timur yang didominasi oleh Muslim, Xinjiang daerah sebelah barat Cina.
Wilayah yang dikenal sebagai Khurasaan Besar yang mencakup seluruh
Afghansitan dari Pegunungan Hindhu Kush sebelah Barat daya Jalalabad
dan Peshawar, sampai sebelah Timur berbatasan dengan Iran.
Wilayah yang dimaksud dalam ramalan hadits Nabi Muhammad (SAW) yang
menceritakan seorang Pahlawan Islam yang perkasa, yang akan muncul
menjadi tulang punggung pasukan Imam Mahdi dan yang akan meratakan jalan dalam menegakkan Khilafah Islamiyah di dunia.
Hanya Allah (SWT) saja yang tahu apakah Saifur Rahman Mansour adalah
Mansour yang diramalkan oleh Nabi Muhammad (SAW). Namun yang kami ketahui bahwa Saifur Rahman Mansour memang dari Uzbekistan (Transoxania).
Kami juga mengetahui bahwa majalah TIME baru saja melaporkan perihal
Saifur Rahman Mansour pada 7 Maret.
Jika anda melihat gunung es yang amat besar di Shahi Kot yang digambarkan dalam laporan TIME dan mengkaitkan dengan nama Mansour, hal itu akan mengingatkan kembali sabda Nabi Muhammad (SAW), "Jika salah satu dari kalian hidup pada masa itu kalian harus pergi bersamanya meskipun kalian harus mengarungi salju dan es"
Kemudian membaca laporan koresponden majalah TIME "benteng gunung
Mansour yang menjadi sebuah magnet bagi perlawanan pantang menyerah Mujahidin Taliban dan Al-Qaeda, yang mereka pergi ke Shahi Kot (beberapa pergi dengan mereka)" .... Benarkah ramalan hadits itu menjadi kenyataan, yang membuat magnet kuat bagi iman yang mengisi jantung mereka menuju komandan Saifur Rahman Mansour di Shahi Kot ? Hanya waktu yang akan membuktikan ramalan Nabi yang mulia dan apakah benar atau tidak Mujahidin di bawah komando Saifur Rahman Mansour akan menyerahkan Bendera Hitam kepada Imam Mahdi.
Dan kebenaran yang telah aku sampikan kepada kalian adalah datang dari Allah (SWT) dan segala kesalahan datang dari diriku sendiri. Aku meminta ampun untuk diriku sendiri dan untuk kalian, dan memohon kepada Allah (SWT) untuk memberikan kepada kita semua kemampuan dan dukungan agar dimasukkan dalam kelompok orang-orang yang benar dan bertaqwa.

:salam
Tok pendekar biaq soalan ni punya lama. So, saya tumpang jawab skit. Tok pendekar tak marah kot noooo..
Kebanyakan hadith2 di atas dipetik dari kitab Ibn Katheer yang bertajuk Tanda2 menjelangnya Kiamat.
Hadith 1
Dari Ali, bahawa Nabi Muhammad (SAW) bersabda, "Seorang lelaki bernama Harith bin Hirath akan datang dari Transoxania (Tajikistan). Angkatan daratnya akan dipimpin oleh seseorang bernama Mansour. Dia akan membuka dan meratakan jalan untuk khalifah dan keluarga Muhammad (SAW), sebagaimana Quraish menegakkan Kekhalifahan Rasulullah (SAW). Setiap orang beriman diwajibkan mendukungnya." (Sunan Abu Dawud)
Komentar:
Albani dlm Da`if al-Jami' al-Saghir, mengatakan hadith ini hadith dhaif.
Hadith 2
Diriwayatkan oleh Imam at Tirmidzi didalam Sunannya, dari Abi Hurairah R.A, ia berkata, bersabda Rasulullah S.AW "Akan keluar dari wilayah Khurasan bendera bendera hitam, dimana tidak ada sesuatupun yang akan menghalanginya hingga dikibarkan di wilayah Iliya"(Hadith Riwayat Tirmidzi)
Komentar:
Hadith tersebut dha'if, dimana sumber kedha'ifannya adalah pada diri Rusydin bin Sa'ad, karena ia adalah perawi yang dha'if (Mizaanul I'tidal, 2:49 dan juga Taqriib at Tahdziib, 1:251)
Hadith 3
Dari Tsauban bahawa Rasulullah S.A.W bersabda, “Sekiranya kamu melihat panji-panji hitam datang dari arah Khurasan, maka pergilah kepada mereka walaupun kamu terpaksa merangkak kerana di antara mereka akan menjadi khalifah Allah Al-Mahdi…” (Hadith riwayat Al-Hakim dan Ahmad)
KOmentar:
Menurut pendapat syeikh Salman Al-Awdah, Ke semua jalur rijal hadith ini adalah dhaif.
Hadith 4
Ibn majah meriwayatkan dlm sunannya dari Abdullah ibn Mas’ud dari jalan Yazid ibn ABi Ziyad dari Ibrahim dari alqamah dari Abdullah beliau berkata, “Ketika kami bersama2 Rasulullah S.A.W, bbrp org dari banu hashim telah datang. Ketika baginda nampak mereka, mata baginda S.A.W berubah warna. Kmdn baginda berkata, “Kami melihat sesuatu yang tidak disukai pada wajah kamu.” Kmdn baginda bersabda: "Kami adalah penduduk suatu negeri yang Allah (SWT) telah memilihkan Akhirat setelah di dunia. Penduduk negeriku ini akan mengalami suatu perjanjian besar setelah kematianku, dan akan diburu hingga seorang yang membawa Bendera Hitam datang dari KHURASAAN. Mereka akan memimpin dan mengajurkan penduduk untuk berbuat baik tetapi penduduk itu menolak; kemudian mereka bertempur sampai mereka menang dan mereka akan menyerahkan kekuasaan kepada seorang laki-laki dari keluargaku. Kemudian bumi akan dipenuhi dengan keadilan, setelah sekian lama dalam kondisi ketidakadilan. Jika salah satu diantara kalian hidup dan mengalaminya kalian harus pergi bersamanya meskipun harus mengharungi salju dan ais.”
Komentar:
Shu’bah berkata tentang perawi Yazid bin Abi Ziyad, “bahawa dia adalah seorang raffa’ (orang selalu meriwayatkan hadith yg tidak diketahui). Imam Ahmad ibn Hanbal berkata, “dia bukan seorang hafiz.” Yahya ibn Mu’in berkata, “Dhaif.” Abu Hatim mengatakan bahawa, “dia adalah lemah.” Al-Jurjani mengatakan, “aku mendengar bahawa mereka mengatakan hadithnya lemah.” Ibn ‘Adi mengatakan bahawa, “Dia adalah salah seorang syiah dari kalangan kufah dan dia juga lemah dalam hadith.”
Namun demikian, Abu Dawud lebih menyukai meriwayatkan hadith darinya. Manakala Imam Muslim hanya meriwayatkan hadith darinya dgn syarat dgn digandingkan dgn perawi lain.
Ibnul Qayyim (Al-Manar Al-Munif) turut memberikan komentarnya terhadap Yazid Ibn Abi Ziyad bahawa beliau adalah seorang dhaif dan lemah hafalannya. Menurut beliau, hadith ini tidak dapat dijadikan hujjah.
Kesimpulannya, kebanyakan fuqaha mengatakan dia adalah lemah dan sesetengah imam terang2 mengatakan bahawa hadith ini dha’if. (Muqaddimah Ibn Khaldun)
Wallahua'lam

:salam
Kata Syeikh Zayed :
Quote:
Tok pendekar biaq soalan ni punya lama. So, saya tumpang jawab skit. Tok pendekar tak marah kot noooo..
Komentar saya :
Saya memohon ribuan kemaafan daripada Saudara tholib , khasnya dan sidang pengunjung al-Ahkam Online , amnya , kerana sehingga kini saya tidak menjawab soalan yang dikemukakan . Itu disebabkan kekurangan ilmu saya mengenai topik yang dikemukakan .
Dan alhamdulillah , jawapan yang diberikan oleh Syeikh Zayed adalah jawapan yang turut sama disokong oleh saya dan ianya MENEPATI STANDARD @ PIAWAIAN JAWAPAN yang diguna-pakai oleh sidang panelis fiqh al-Ahkam Online .
Kini kita sama – sama juga telah mengetahui bahawa hadist – hadist yang menjadi kemusykilan saudara tholib itu rupa-rupanya berdarjat ( berstatus ) : D H O ‘ I E F ; LEMAH . Manakala masalah – masalah yang dikemukakan itu adalah perkara yang berkaitan dengan PERKARA – PERKARA YANG GHAIB .
Perkara – perkara yang ghaib HANYA dapat diterima apabila diyakini hujah – hujahnya , dan hadist – hadist lemah sendiri TIDAKLAH BOLEH DIYAKINI seterusnya TIDAK DAPAT DITERIMA oleh kita di dalam perkara yang melibatkan kepercayaan kita sebagai seorang Islam .
Maka adakah munasabah seseorang itu masih tetap mahu berpegang kepada sesuatu yang meragu-ragukan seperti hadist-hadist lemah itu di dalam membantunya menjadi yakin kepada sesuatu pegangan ataupun kepercayaan !? .
Alangkah anehnya ……….. ! . :shocked:
Komentar Tambahan :
Di dalam menghadapi cerita – cerita SENSASI , khasnya yang berkaitan dengan Peristiwa – Peristiwa Akhir Zaman , SEPATUTNYA kita HANYA berpegang dengan sumber – sumber keilmuan Islam yang sahih ; al-Quranul Karim dan as-Sunnah as-Sohihah , BUKANNYA agak-agakan si fulan dan si fulan ataupun andaian si anu dan si anu .
Peristiwa – Peristiwa Akhir Zaman itu semuanya satu perkara YANG GHAIB yang hanya boleh diyakini daripada sumber yang sahih lagi diyakini .
Jika Baginda RasululLah s.a.w sendiri TIDAK MEMPERINCIKAN hal – hal akhir zaman itu ( diberitahu tarikhnya ataupun siapakah orangnya secara detail dan tepat lagi terang tanpa sebarang kiasan ) maka siapakah kita untuk memperincikannya !? . :spamafote
Apakah kita lebih hebat mengenai HAL EHWAL GHAIB berbanding Baginda s.a.w !? . :non
Ataupun kita yang selama ini mengaku mendokong al-Quranul Karim dan as-Sunnah KADANG – KADANG terpesona juga dengan manhaj para dukun ataupun metode ahli – ahli paranomal ??? . :adus
Apakah kita sudah selesai melakukan kesemua arahan dan tuntutan Allah Ta’ala yang SUDAH JELAS LAGI NYATA MESTI SEGERA DISAHUT sehingga kita pula mula “ menyibukkan diri “ di dalam hal yang masih samar – samar ??? .
saya terbaca satu kisah tentang seorang panglima perang taliban yang dikatakan mempunyai nama seperti yang terdapat dalam hadis Nabi.dibawah saya sertakan kisah tersebut dan soalan saya apakah hadis yang disebut itu hadis sahih?
Apakah Komandan Saifur Rahman Mansour Seperti yang Diramalkan Dalam
Hadis?
Nabi Muhammad (SAW) bersabda, "Seorang lelaki bernama Harits bin Harits akan datang dari Transoxania. Angkatan daratnya akan dipimpin oleh seseorang bernama Mansour. Dia akan membuka dan meratakan jalan untuk khalifah dan keluarga Muhammad (SAW), sebagaimana Quraish menegakkan Kekhalifahan Rasulullah (SAW). Setiap orang beriman diwajibkan mendukungnya." (Abu Dawud)
Nabi (SAW) bersabda, "Kami adalah penduduk suatu negeri yang Allah
(SWT) telah memilihkan Akhirat setelah di dunia. Penduduk negeriku ini akan mengalami suatu perjanjian besar setelah kematianku, dan akan diburu hingga seorang yang membawa Bendera Hitam datang dari KHURASAAN. Mereka akan memimpin dan mengajurkan penduduk untuk berbuat baik tetapi penduduk itu menolak; kemudian mereka bertempur sampai mereka menang dan mereka akan menyerahkan kekuasaan kepada seorang laki-laki dari keluargaku. Kemudian bumi akan dipenuhi dengan keadilan, setelah sekian lama dalam kondisi ketidakadilan. Jika salah satu diantara kalian hidup dan mengalaminya kalian harus pergi bersamanya meskipun harus menngarungi salju dan es. (Ibn Majah,
al-hakim, Imam Ahmad).
Penyelidikan dalam peta- peta lama menujukkan bahwa daerah yang dikenal sebagai Transoxania tempat seorang lelaki bernama Mansour yang dinyatakan datang dari wilayah yang membentang dari apa yang dikenal sekarang sebagai Turkistan Timur, meluas ke barat samapi Bukhara, Samarkand dan Lembah Ferghana yang merupakan benteng JIHAD ISLAM dan Mujahidin, yang meliputi tiga negara yaitu: Uzbekistan, Tajikistan dan Kyrgystan yang meluaskan wilayah ke timur yang didominasi oleh Muslim, Xinjiang daerah sebelah barat Cina.
Wilayah yang dikenal sebagai Khurasaan Besar yang mencakup seluruh
Afghansitan dari Pegunungan Hindhu Kush sebelah Barat daya Jalalabad
dan Peshawar, sampai sebelah Timur berbatasan dengan Iran.
Wilayah yang dimaksud dalam ramalan hadits Nabi Muhammad (SAW) yang
menceritakan seorang Pahlawan Islam yang perkasa, yang akan muncul
menjadi tulang punggung pasukan Imam Mahdi dan yang akan meratakan jalan dalam menegakkan Khilafah Islamiyah di dunia.
Hanya Allah (SWT) saja yang tahu apakah Saifur Rahman Mansour adalah
Mansour yang diramalkan oleh Nabi Muhammad (SAW). Namun yang kami ketahui bahwa Saifur Rahman Mansour memang dari Uzbekistan (Transoxania).
Kami juga mengetahui bahwa majalah TIME baru saja melaporkan perihal
Saifur Rahman Mansour pada 7 Maret.
Jika anda melihat gunung es yang amat besar di Shahi Kot yang digambarkan dalam laporan TIME dan mengkaitkan dengan nama Mansour, hal itu akan mengingatkan kembali sabda Nabi Muhammad (SAW), "Jika salah satu dari kalian hidup pada masa itu kalian harus pergi bersamanya meskipun kalian harus mengarungi salju dan es"
Kemudian membaca laporan koresponden majalah TIME "benteng gunung
Mansour yang menjadi sebuah magnet bagi perlawanan pantang menyerah Mujahidin Taliban dan Al-Qaeda, yang mereka pergi ke Shahi Kot (beberapa pergi dengan mereka)" .... Benarkah ramalan hadits itu menjadi kenyataan, yang membuat magnet kuat bagi iman yang mengisi jantung mereka menuju komandan Saifur Rahman Mansour di Shahi Kot ? Hanya waktu yang akan membuktikan ramalan Nabi yang mulia dan apakah benar atau tidak Mujahidin di bawah komando Saifur Rahman Mansour akan menyerahkan Bendera Hitam kepada Imam Mahdi.
Dan kebenaran yang telah aku sampikan kepada kalian adalah datang dari Allah (SWT) dan segala kesalahan datang dari diriku sendiri. Aku meminta ampun untuk diriku sendiri dan untuk kalian, dan memohon kepada Allah (SWT) untuk memberikan kepada kita semua kemampuan dan dukungan agar dimasukkan dalam kelompok orang-orang yang benar dan bertaqwa.

:salam
Tok pendekar biaq soalan ni punya lama. So, saya tumpang jawab skit. Tok pendekar tak marah kot noooo..
Kebanyakan hadith2 di atas dipetik dari kitab Ibn Katheer yang bertajuk Tanda2 menjelangnya Kiamat.
Hadith 1
Dari Ali, bahawa Nabi Muhammad (SAW) bersabda, "Seorang lelaki bernama Harith bin Hirath akan datang dari Transoxania (Tajikistan). Angkatan daratnya akan dipimpin oleh seseorang bernama Mansour. Dia akan membuka dan meratakan jalan untuk khalifah dan keluarga Muhammad (SAW), sebagaimana Quraish menegakkan Kekhalifahan Rasulullah (SAW). Setiap orang beriman diwajibkan mendukungnya." (Sunan Abu Dawud)
Komentar:
Albani dlm Da`if al-Jami' al-Saghir, mengatakan hadith ini hadith dhaif.
Hadith 2
Diriwayatkan oleh Imam at Tirmidzi didalam Sunannya, dari Abi Hurairah R.A, ia berkata, bersabda Rasulullah S.AW "Akan keluar dari wilayah Khurasan bendera bendera hitam, dimana tidak ada sesuatupun yang akan menghalanginya hingga dikibarkan di wilayah Iliya"(Hadith Riwayat Tirmidzi)
Komentar:
Hadith tersebut dha'if, dimana sumber kedha'ifannya adalah pada diri Rusydin bin Sa'ad, karena ia adalah perawi yang dha'if (Mizaanul I'tidal, 2:49 dan juga Taqriib at Tahdziib, 1:251)
Hadith 3
Dari Tsauban bahawa Rasulullah S.A.W bersabda, “Sekiranya kamu melihat panji-panji hitam datang dari arah Khurasan, maka pergilah kepada mereka walaupun kamu terpaksa merangkak kerana di antara mereka akan menjadi khalifah Allah Al-Mahdi…” (Hadith riwayat Al-Hakim dan Ahmad)
KOmentar:
Menurut pendapat syeikh Salman Al-Awdah, Ke semua jalur rijal hadith ini adalah dhaif.
Hadith 4
Ibn majah meriwayatkan dlm sunannya dari Abdullah ibn Mas’ud dari jalan Yazid ibn ABi Ziyad dari Ibrahim dari alqamah dari Abdullah beliau berkata, “Ketika kami bersama2 Rasulullah S.A.W, bbrp org dari banu hashim telah datang. Ketika baginda nampak mereka, mata baginda S.A.W berubah warna. Kmdn baginda berkata, “Kami melihat sesuatu yang tidak disukai pada wajah kamu.” Kmdn baginda bersabda: "Kami adalah penduduk suatu negeri yang Allah (SWT) telah memilihkan Akhirat setelah di dunia. Penduduk negeriku ini akan mengalami suatu perjanjian besar setelah kematianku, dan akan diburu hingga seorang yang membawa Bendera Hitam datang dari KHURASAAN. Mereka akan memimpin dan mengajurkan penduduk untuk berbuat baik tetapi penduduk itu menolak; kemudian mereka bertempur sampai mereka menang dan mereka akan menyerahkan kekuasaan kepada seorang laki-laki dari keluargaku. Kemudian bumi akan dipenuhi dengan keadilan, setelah sekian lama dalam kondisi ketidakadilan. Jika salah satu diantara kalian hidup dan mengalaminya kalian harus pergi bersamanya meskipun harus mengharungi salju dan ais.”
Komentar:
Shu’bah berkata tentang perawi Yazid bin Abi Ziyad, “bahawa dia adalah seorang raffa’ (orang selalu meriwayatkan hadith yg tidak diketahui). Imam Ahmad ibn Hanbal berkata, “dia bukan seorang hafiz.” Yahya ibn Mu’in berkata, “Dhaif.” Abu Hatim mengatakan bahawa, “dia adalah lemah.” Al-Jurjani mengatakan, “aku mendengar bahawa mereka mengatakan hadithnya lemah.” Ibn ‘Adi mengatakan bahawa, “Dia adalah salah seorang syiah dari kalangan kufah dan dia juga lemah dalam hadith.”
Namun demikian, Abu Dawud lebih menyukai meriwayatkan hadith darinya. Manakala Imam Muslim hanya meriwayatkan hadith darinya dgn syarat dgn digandingkan dgn perawi lain.
Ibnul Qayyim (Al-Manar Al-Munif) turut memberikan komentarnya terhadap Yazid Ibn Abi Ziyad bahawa beliau adalah seorang dhaif dan lemah hafalannya. Menurut beliau, hadith ini tidak dapat dijadikan hujjah.
Kesimpulannya, kebanyakan fuqaha mengatakan dia adalah lemah dan sesetengah imam terang2 mengatakan bahawa hadith ini dha’if. (Muqaddimah Ibn Khaldun)
Wallahua'lam

:salam
Kata Syeikh Zayed :
Quote:
Tok pendekar biaq soalan ni punya lama. So, saya tumpang jawab skit. Tok pendekar tak marah kot noooo..
Komentar saya :
Saya memohon ribuan kemaafan daripada Saudara tholib , khasnya dan sidang pengunjung al-Ahkam Online , amnya , kerana sehingga kini saya tidak menjawab soalan yang dikemukakan . Itu disebabkan kekurangan ilmu saya mengenai topik yang dikemukakan .
Dan alhamdulillah , jawapan yang diberikan oleh Syeikh Zayed adalah jawapan yang turut sama disokong oleh saya dan ianya MENEPATI STANDARD @ PIAWAIAN JAWAPAN yang diguna-pakai oleh sidang panelis fiqh al-Ahkam Online .
Kini kita sama – sama juga telah mengetahui bahawa hadist – hadist yang menjadi kemusykilan saudara tholib itu rupa-rupanya berdarjat ( berstatus ) : D H O ‘ I E F ; LEMAH . Manakala masalah – masalah yang dikemukakan itu adalah perkara yang berkaitan dengan PERKARA – PERKARA YANG GHAIB .
Perkara – perkara yang ghaib HANYA dapat diterima apabila diyakini hujah – hujahnya , dan hadist – hadist lemah sendiri TIDAKLAH BOLEH DIYAKINI seterusnya TIDAK DAPAT DITERIMA oleh kita di dalam perkara yang melibatkan kepercayaan kita sebagai seorang Islam .
Maka adakah munasabah seseorang itu masih tetap mahu berpegang kepada sesuatu yang meragu-ragukan seperti hadist-hadist lemah itu di dalam membantunya menjadi yakin kepada sesuatu pegangan ataupun kepercayaan !? .
Alangkah anehnya ……….. ! . :shocked:
Komentar Tambahan :
Di dalam menghadapi cerita – cerita SENSASI , khasnya yang berkaitan dengan Peristiwa – Peristiwa Akhir Zaman , SEPATUTNYA kita HANYA berpegang dengan sumber – sumber keilmuan Islam yang sahih ; al-Quranul Karim dan as-Sunnah as-Sohihah , BUKANNYA agak-agakan si fulan dan si fulan ataupun andaian si anu dan si anu .
Peristiwa – Peristiwa Akhir Zaman itu semuanya satu perkara YANG GHAIB yang hanya boleh diyakini daripada sumber yang sahih lagi diyakini .
Jika Baginda RasululLah s.a.w sendiri TIDAK MEMPERINCIKAN hal – hal akhir zaman itu ( diberitahu tarikhnya ataupun siapakah orangnya secara detail dan tepat lagi terang tanpa sebarang kiasan ) maka siapakah kita untuk memperincikannya !? . :spamafote
Apakah kita lebih hebat mengenai HAL EHWAL GHAIB berbanding Baginda s.a.w !? . :non
Ataupun kita yang selama ini mengaku mendokong al-Quranul Karim dan as-Sunnah KADANG – KADANG terpesona juga dengan manhaj para dukun ataupun metode ahli – ahli paranomal ??? . :adus
Apakah kita sudah selesai melakukan kesemua arahan dan tuntutan Allah Ta’ala yang SUDAH JELAS LAGI NYATA MESTI SEGERA DISAHUT sehingga kita pula mula “ menyibukkan diri “ di dalam hal yang masih samar – samar ??? .

AYAT-AYAT ALQUR’AN TENTANG JIHAD

KEUTAMAAN JIHAD DA MUJAHIDIN (PEJUANG)
Keutamaan Jihad
Perintah Berjuang
Al Baqarah : 218
218. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Ali Imran :145
145. sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. dan Kami akan memberi Balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Ali Imran :157
157. dan sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal[245], tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan.
[245] Maksudnya: meninggal di jalan Allah bukan karena peperangan.
Ali Imran : 200
200. Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
An Nisaa’ : 74
74. karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat[316] berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan Maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.
[316] Orang-orang mukmin yang mengutamakan kehidupan akhirat atas kehidupan dunia ini.
An Nisaa’ : 76,77,84,95,104
76. orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
77. tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka[317]: “Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!” setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada
Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. mereka berkata: “Ya Tuhan Kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada Kami sampai kepada beberapa waktu lagi?” Katakanlah: “Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun[318].
[317] Orang-orang yang Menampakkan dirinya beriman dan minta izin berperang sebelum ada perintah berperang.
[318] Artinya pahala turut berperang tidak akan dikurangi sedikitpun.
84. Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri[324]. Kobarkanlah semangat Para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah Amat besar kekuatan dan Amat keras siksaan(Nya).
[324] Perintah berperang itu harus dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w karena yang dibebani adalah diri beliau sendiri. ayat ini berhubungan dengan keengganan sebagian besar orang Madinah untuk ikut berperang bersama Nabi ke Badar Shughra. Maka turunlah ayat ini yang memerintahkan supaya Nabi Muhammad s.a.w. pergi berperang walaupun sendirian saja.
95. tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk[340] satu derajat. kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk[341] dengan pahala yang besar,
[340] Maksudnya: yang tidak berperang karena uzur.
[341] Maksudnya: yang tidak berperang tanpa alasan. sebagian ahli tafsir mengartikan qaa’idiin di sini sama dengan arti qaa’idiin Maksudnya: yang tidak berperang karena uzur..
104. janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). jika kamu menderita kesakitan, Maka Sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Al Maidah : 35
35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.
Al Anfaal : 60,65
60. dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
65. Hai Nabi, Kobarkanlah semangat Para mukmin untuk berperang. jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti[623].
[623] Maksudnya: mereka tidak mengerti bahwa perang itu haruslah untuk membela keyakinan dan mentaati perintah Allah. mereka berperang hanya semata-mata mempertahankan tradisi Jahiliyah dan maksud-maksud duniawiyah lainnya.
At Taubah : 111,120
111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.
120. tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badwi yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada mencintai diri rasul. yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik,
Al Hujurat : 15
15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.
Ash Shaff :4, 11
4. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh
11. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
At Tahrim : 9
Hai Nabi bersikap keraslah terhadap mereka. perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik.
tempat mereka adalah Jahannam
Jihad yang paling mulia
Al Baqarah:258
258. Apakah kamu tidak memperhatikan orang[163] yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). ketika Ibrahim mengatakan: “Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”.[164]Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat,” lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
[163] Yaitu Namrudz dari Babilonia.
[164] Maksudnya raja Namrudz dengan menghidupkan ialah membiarkan hidup, dan yang dimaksudnya dengan mematikan ialah membunuh. Perkataan itu untuk mengejek Nabi Ibrahim a.s.
Al Mukmin : 28 sd 44
28. dan seorang laki-laki yang beriman di antara Pengikut-pengikut Fir’aun yang Menyembunyikan imannya berkata: “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena Dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah Padahal Dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. dan jika ia seorang pendusta Maka Dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.
29. (Musa berkata): “Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!” Fir’aun berkata: “Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar”.
29. (Musa berkata): “Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!” Fir’aun berkata: “Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar”.
30. dan orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti Peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu.
31. (yakni) seperti Keadaan kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.
32. Hai kaumku, Sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggil-memanggil[1321].
[1321] Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong.
33. (yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk
34. dan Sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu Senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika Dia meninggal, kamu berkata: “Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.
35. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[1322]. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.
[1322] Maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.
38. orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, ikutilah Aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar.
39. Hai kaumku, Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat Itulah negeri yang kekal.
40. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, Maka Dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. dan Barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam Keadaan beriman, Maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab.
41. Hai kaumku, Bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?
42. (Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui Padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun?
43. sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat[1323]. dan Sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan Sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka Itulah penghuni neraka.

Tuesday, March 18, 2014

Pengaruh Perkembangan Teknologi Di Kalangan Remaja


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Alasan Pemilihan Judul
Saat ini teknologi sudah semakin maju. Komunikasi antar pulau, Negara bahkan benua, tidaklah sulit lagi dengan tersedianya jaringan global antar komputer yang dapat yang berkomunikasi dari berbagai lokasi di belahan dunia bernama internet. Internet terhubung dengan ribuan katalog perpustakaan sehingga penggunanya dapat meneliti ribuan database yang terbuka untuk umum.
Namun kemunculan internet tersebut, tentu saja berdampak di kalangan masyarakat terutama remaja yang dalam proses belajar menerima arus globalisasi. Apalagi dengan tersedianya fasilitas-fasilitas akses internet di berbagai macam tempat yang di namai warung internet.
Maka kami memutuskan untuk memilih judul “Pengaruh Internet Pada Pelajar MA Negeri 2 Situbondo”.

B.    Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah:
Bagaimana pengaruh internet bagi pada pelajar smp Negeri 3 ?

C.    Tujuan Penelitian
1)    Mengetahui pengaruh internet pada pelajar MA Negeri 2 Situbondo.
2)    Menambah referensi pustaka sekolah.
3)    Memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

D.    Pembatasan Masalah
Dengan banyaknya kehadiran internet di lingkungan sekitar MA Negeri 2 Situbondo, tentu saja memberikan pengaruh positif dan negatif.
Bila keseluruhan tersebut di bahas, akan menjadi kajian luas dan kompleks. Oleh sebab itu, penulis membatasi masalah dengan hanya meneliti “Pengaruh Internet Pada Pelajar MA Negeri 2 Situbondo”.

E.    Metodologi
Dalam pembuatan karya ilmiah “Pengaruh Internet Pada Pelajar MA Negeri 2 Situbondo”. Penulis melakukan sedikit pendekatan dengan metode kepustakaan yaitu, metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan penelitian. Selain itu metode yang di gunakan adalah metode observasi yaitu, metode dengan pengumpulan data dengan menggunakan indra.

BAB II
LANDASAN TEORI
A.    Sejarah Internet
 Internet adalah jaringan global yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia untuk mengakses segala bentuk informasi yang tersedia di dalam katalog databasenya.

Internet di bentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 melalui riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer untuk membentuk jaringan organik yang di beri nama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang bertujuan untuk keperluan militer.
Kemudian pada tahun-tahun berikutnya jaringan ARPANET di kembangkan oleh berbagai ilmuwan di berapa negara belahan dunia. Untuk mempermudah akses penjelajahannya pada tahun 1990, Sir John Timothy “Tim” Berners Lee menemukan program editor dan
 browser yang dapat menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya yang membentuk sebuah jaringan bernama Worl Wide Web(WWW).

Internet di Indonesia baru masuk pada tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih di
kenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.

Di tahun 1986-1987 awal perkembangan jaringan internet di kenal sebagai jaringan paket radio di Indonesia. Jaringan paket radio ini di gunakan secara individual oleh masyarakat tertentu terutama di golongan kelas atas. Di tahun yang sama pula muncul jaringan paket radio bernama w:ITB yang di kembangkan dengan memperoleh koneksi dari TelkomNet. Pada akhirnya masuklah jaringan internet dalam jaringan pendidikan di Indonesia. Pada tahun 2006, ada lebih dari 4000 sekolah di Indonesia yang tersambung ke internet.
Dan hingga kini internet terus berkembang pesat secepat jaringan internet itu sendiri.

BAB III
PEMBAHASAN

A.    Manfaat Internet Bagi Pelajar
1.    Dampak Positif

Internet dapat merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit di cari secara nyata. Melalui akses internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan. Dengan kehadiran internet, maka memiliki dampak positif, terutama di kalangan pelajar MA Negeri 2 Situbondo:
a)    Proses pembelajaran dalam sekolah menjadi menarik karena tidak monoton lagi melainkan lebih bervariasi.
b)    Mendorong minat para pelajar untuk lebih aktif, kreatif, produktif, terampil dan mandiri terutama dalam mengembangkan bakat, seperti minat membaca dan menulis hal-hal positif dalam
 blog, catatan dan website.
c)    Mempermudah mencari sumber pembelajaran yang lebih
 up to date (aktual).
d)    Sebagai perpustakaan elektronik.
e)    Sarana pendidikan mata pelajaran TIK.
f)    Membantu para pelajar untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan yang menunjang dalam proses pembelajaran di sekolah.
g)    Bisa berkomunikasi dengan teman yang bukan pelajar MA Negeri 2 Situbondo bahkan
 sharing tentang pendidikan di luar kota.

2.    Dampak Negatif
Selain dampak positif, terdapat pula dampak negatif seperti cyber crime di dunia internet yang di alami pelajar MA Negeri 2 Situbondo antara lain:
a)    Siswa jika kurang kontrol dari guru, biasanya membuka situs-situs pornografi.
b)    Siswa cenderung menghabiskan waktu dan uang hanya untuk
 game online, chatting, download, surfing/browsing di waktu luang dan umumnya mereka mengalami kecanduan membuat malas belajar, mengerjakan tugas dan sebagainya.
c)    Proses belajar terganggu karna siswa diam-diam menggunakan akses
 hotspotatau internet via ponsel hanya untuk twitter, plurk, facebook dan berbagai jenis situs pertemanan.
d)    Kurangnya sosialisasi secara langsung dengan oranglain, mereka cenderung diam terus di depan komputer, laptop atau ponsel jika ingin mengobrol dengan orang lain yang jauh.
e)   
 Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs).

Untuk mengatasi dampak-dampak negatif tersebut, pihak sekolah melakukan beberapa hal seperti:
1)    Memasang
 software sederhana yang dapat mengetahui apa yang sedang di buka siswa di komputernya.
2)    Kadang kala beberapa guru merazia warnet di sekitar sekolah untuk mengetahui apa yang para pelajar lakukan disana.
3)    Di sekolah juga sudah di sediakan ekstrakulikuler Dunia Remaja Ku Seru! (DaKu) yang bertujuan untuk membina dan membimbing para pelajar untuk dapat mengatasi hal-hal negatif seperti yang di sebutkan, serta untuk dapat berpikir positif.
4)    Memasang kamera cctv di setiap kelas untuk mengontrol siswa apabila membuka situs-situs porno atau membuka ponsel.
 
BAB IV
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan, di peroleh kesimpulan sebagai berikut:
1)    Internet adalah jaringan global yang dapat menghubungkan komputer satu dengan yang lain dari seluruh dunia.
2)    Pada umumnya pelajar MA Negeri 2 Situbondo masih menggunakan internet sebagai sistem komunikasi, seperti
 surfing/browsing, download, chatting, e-mail, gaming dan lain-lain.
3)    Internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan.
4)    Agar siswa tidak terhubung pada situs-situs porno, pihak sekolah mengupayakan berbagai cara seperti razia ke warnet, memasang kamera cctv dan
 softwarepengawas, serta memberikan ekstrakulikuler DaKu yang dapat membimbing siswa untuk berpikir ke arah positif.

B.    Saran
Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti menyarankan:
a)    Sebaiknya pihak sekolah membuat peraturan untuk siswa supaya tidak membuka situs pornografi di luar maupun di dalam sekolah,
b)    Pihak sekolah juga sebisa mungkin rutin mengecek software yang dapat melihat aktifitas siswanya agar proses belajar tidak terganggu bahkan sebisa mungkin membuat software lain yang bisa memfilter atau memblokir situs pornografi,
c)    Pihak sekolah sebaiknya mengembangkan kegiatan DaKu sebagai mata pelajaran umum untuk siswa bukan ekstrakulikuler saja,
d)    Para peneliti dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai kajian awal
untuk melakukan penelitian lebih lanjut,
e)    Para siswa dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai bahan intropeksi diri, dan
f)    Hendaknya siswa menggunakan internet sebagai sumber pembelajaran dengan memperhatikan etika.












DAFTAR PUSTAKA

Iswahyudi, Dian Hadi. 2009-2010. Keaktifan Belajar Siswa SMP Negeri 6 Pekanbaru. Karya Ilmiah Sederhana: SMP Negeri 6 Pekanbaru.
Sodiqin. Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Di Indonesia Pada Era Globalisasi. Karya Tulis: Madrasah Aliyah Sultan Hadlirin Matingan Tahunan Jepara.
Widiatmoko, Mukhammad Luthfi. 2008. Pengaruh Internet Bagi Perkembangan Remaja. Karya Ilmiah: SMA Negeri 1 Banjarmasin.
_____. Karya Tulis Ilmiah: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Lee, Wibowo. 2010. 10 Dampak Negatif Facebook Bagi Pelajar dan Remaja.
Maisya, Trialiana. 2009. Dampak Internet Bagi Perkembangan Anak. Kutaraja. (http://laembateileik.blogspot.com/2009/01/dampak-internet-bagi-perkembangan-anak.html)
Nila, Anis. 2009. Dampak Internet. (http://dunia.pelajar-islam.or.id/dunia.pii/209/dampak-internet.html)
Octa. 2009. Dampak Negatif dan Positif Dari Internet. (http://octahyuuga.wordpress.com/2009/03/02/dampak-negatif-dan-positif-dari-internet/)
Olija. 2008. Dampak Penggunaan Internet Pada Pendidikan. (http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/dampak-penggunaan-internet-pada.html)
Pita, Anggia Loka. 2007. Dampak Perkembangan Internet Bagi Remaja Di Indonesia. Indonesia (http://anggipinonwords.blog.friendster.com/)
_____. 2009. Dampak Positif dan Negatif Internet Bagi Pelajar. Indonesia. (http://sinau123.blogspot.com/)
_____. 2009. Internet Untuk Pendidikan dan Pengaruhnya di Pondok. (http://mendadaksantri.blogdetik.com/)
_____. 2010. Dampak Internet dan Opportunity. Jakarta. (http://blog.ub.ac.id/toffucooloutsider/)
_____. 2008. Dampak Internet Terhadap Prestasi Belajar. (http://roufnet.wordpress.com/2008/06/12/dampak-internet-terhadap-prestasi-belajar/)
_____. 2010. Pengaruh Internet Dalam Kehidupan Sehari-hari. (http://fivers.ngeblogs.com/2010/01/03/pengaruh-internet-dalam-kehidupan-sehari-hari/)
_____. Internet Sumber Masalah. (http://www.beritanet.com/Technology/Berita-IT/Internet-Sumber-Masalah)
_____. Dampak Virtual Worlds Bagi Pertumbuhan Anak. (http://www.beritanet.com/Education/Dampak-Virtual-Worlds-Bagi-Pertumbuhan-Anak/)
_____. Dampak Negatif Internet. http://www.enformasi.com/2009/01/dampak-negatif-internet.html

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html