Tuesday, December 31, 2013

Battle Of Borneo





Assalamualaikum WR.WB

          Alhamdulillah bertemu lagi dengan ane yang kali ini akan kembali membuat cerita Action, dan kita semua tahu bahwa semua cerpen ane memang tidak menarik untuk dibaca? Tapi itulah, ane membuat apa yang ane harus buat dan mengapa kita tidak boleh berkarya sekalipun karya itu jelek. Menurut ane yang penting bagaimana kita menyusun materi dan membuat cerpen sesuai dengan sudut pandang nya! dari pada tidak sama sekali. . . itu
Cerpen kali ini terinspirasi dari peperangan pada masa awal kemerdekaan bangsa ini “Battle Of Borneo” pertempuran dari regional kalimantan untuk mempertahan kan wilayah kedaulatan mereka dari Kompeni dan Tentara Banzai (Japanese Army) dan belanda (netherland force), yang mengadakan ekspansi militer di wilayah kalimantan.
 Untuk menguasai ladang minyak di nunukan, ekploitasi hutan, dan sumber daya di pulau kalimantan, tak luput dari itu kalimantan selatan pun menjadi pelabuhan laut bagi tentara jepang. Wilayah borneo tebagi dari dua kompeni, yaitu belanda yang menguasai kalimantan barat, utara, wilayah malaysia di kalimantan, dan brunei, oleh 85th division netherland force. Dan yang menguasai kalimantan bagian tengah, selatan, dan timur, oleh okinawa marine force.
24 desember 2013, Seluruh kalimantan telah di duduki oleh tentara asing, kecuali kota-kota kecil yang masih bisa di pertahankan oleh milisi setempat, tak terkecuali kota martapura yang masih bisa di pertahan kan oleh para milisi Al-Fattah, dengan kekuatan seluruh pemuda dari kabupaten banjar, kami masih bisa mempertahankan sebagian wilayah kabupaten banjar walaupun Cuma martapura, sungai rangas, dan karang intan.
Berbagai milisi di bawah naungan Kesultanan Banjar bersatu untuk melawan ekspansi dari tentara jepang yang masuk mulai dari arah banjarmasin, yaitu milisi Herlina Troopers, sungai rangas hambuku , Hizbullah, laskar sultan adam, Karang intan division, gambut Airborne 101st division, dan gerakan perlawanan Lok Baintan .
25 Desember 2013, Kompi pertama jepang melakukan konvoi militer melalui jalan veteran menuju ke martapura bertujuan untuk merebut dan menguasai martapura dari jalur arteri, walaupun begitu pasukan jepang mendapat sambutan hangat dari gerakan perlawanan sungai pinang yang dipimpin oleh letnan Khairi (anang Khair) di sungai tabuk, kovoi kendaraan tempur jepang diserang habis-habisan oleh mortar milisi sungai pinang, sekama setengah hari perang tentara jepang terus menambah resimen nya.
Pasukan gerakan perlawanan lok ba intan pun tak dapat berbuat apa-apa dan mundur ke arah martapura, pada malam hari nya tentara jepang dikejutkan oleh serangan udara oleh pasukan Gambut Airborne 101st yang menghancurkan kendaraan lapis baja dan tank-tank pasukan jepang.
Sekarang jepang sudah pincang dengan segala sumberdaya militer yang tersisa habis di bombardir oleh angkatan udara gambut, melihat ini pasukan herlina troopers tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk sapu bersih pasukan jepang yang berada di sungai tabuk dan sekitar nya. Kapten Akbar dan anak buah nya langsung menuju sungai tabuk dengan bersejata lengkap didukung oleh pasukan sungai rangas hambuku, “Wah,,,tempat ini seperti habis terkena gempa” ucap Bambang. “memang dahsyat serangan udara dari pesawat pembom Airborne 101st,,,,,,kalau begini aku yakin kita bisa kembali menguasai banjarmasin dan mengusir jepang dari south borneo.” Sahut Bayu.
26 Desember 2013, Sungai Tabuk pun sekarang kembali dikuasai dan di Amanahkan kepada Resimen angkatan laut Sungai Rangas Hambuku, “Kapten Amli anda dan pasukan anda di percayakan untuk menduduki dan menjaga sungai tabuk untuk waktu yang belum ditentukan oleh pangeran banjar” cetus Kapten Akbar. “Akan kami genggam amanah  ini, lagi pula kami akan lebih kuat dengan dukungan dari Infanteri dari Lok Baintan dengan bersama mereka kami akan lebih mudah” Sahut kapten Amliannor.” Hei apakah disini ada buku panduan lapangan untuk menggunakan kendaraan lapis baja yang tentara jepang tingalkan, ini akan menjadi suatu keuntungan kalau kita bisa memakai kendaraan lapis baja mereka”. Kata kapten Akbar. “Kendaraan ini tak akan kita pakai,biarkan saja jadi besi tua dan menjadi bukti bahwa disini pernah terjadi perang yang dahsyat”. Sahut kapten Amliannor dengan nada tinggi.
Basis pertahanan pun di tambah dengan berhasil nya direbut nya kota sungai tabuk, semua keperluan militer baik itu bom, senjata, meriam, tank, pesawat dan alutsista lainya di pindah ke sungi tabuk, pasukan herlina troopers pimpinan Kap Akbar dan sebagian pasukan Lok Baintan pimpina Letnan Khair ( Anang Khair) menuju ke kota Gambut untuk memrencanakan serangan gabungan dengan gambut untuk merebut kota utama Banjarmasin dan bandar laut jepang di pelabuhan TriSakti. Tim mengunakan Helikopter MH-60 dari tim Sungai Rangas Hambuku.
27 Desember 2013, Tiga Resimen melakukan rapat tertutup di pangkalan militer Gambut, “Bagaimana dengan serangan kita nanti ke basis pertahan jepang di banjarmasin, apakah dengan melakukan gerak cepat seperti iraq menyerang kuwait atau serangan udara seperti di sungai tabuk kemarin baru di sapu kemudian oleh pasukan Infanteri?”. Tegas  Letnan khair berkata pertama kali. “Itu mungkin agak lain jalan nya skenario dengan yang di sungai tabuk, kota banjarmasin pasti dilengkapi missil dari darat ke udara, dan wilayah udara mereka pasti di jaga dengan ketat belum lagi senjata Anti Air Craft Gun Mereka, pasti pasukan penerjun dari Gambut Airborne 101st akan menjadi sasaran empuk mereka, aku tak mau seperi kejadian dulu yang pernah kita ulangi pada saat pertama kali Ekspansi jepang.” Sahut Akbar dengan nada tinggi. “Kalau seperti itu bagaimana kita gunakan Informan berpengalaman Kopral Irsyad dan Kopral Hilman yang sekerang bertugas di perbatasan, untuk memantau aktivitas militer jepang” Sahut Kapten Hermawan. “Baiklah Mari kita coba”. Sahut let Khair.
28 Desember 2013, Infoman pun di terjunkan ke Kota Utama, “mereka paling lambat akan memberi kabar dan perkembangan pada esok hari”. Cetus Kap Hermawan. “Kalau begitu kita harus mempersiapkan fisik dan enjata untuk bertempur”. Sahut Kap Akbar. Tim gabungan dari Resimen Herlina Troopers, Lok Baintan, Gambut Airborne 101st, pun akhirnya melakukan latihan medan untuk melatih fisik dan menyusun strategi tempur. “Kapten ada pesan masuk dari Informan”. Teriak Kopral Muslih dari kejauhan. Latihan pun di hentikan untuk melihat pesan yang di kirim oleh Informan,
ASSALAMUALAIKUM WR.WB
KABAR DARI KAMI SAUDARA SEKALIAN, SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN
KEMENANGAN KEPADA KITA SEMUA, INSYA ALLAH.
KEHANCURAN MEREKA AKAN DATANG SEGERA TANPA MEREKA
SADARI, YANG SIBUK DENGAN PESTA YANG MEREKA RAYAKAN
WAHAI SAUDARAKU SERANG LAH MEREKA PADA MALAM PERGANTIAN
TAHUN DIMANA MEREKA AKAN SANGAT LEMAH DENGAN PESTA
YANG MEREKA BUAT, INILAH PELUANG YANG DI BERIKAN ALLAH
KEPADA KITA SEMUA, JAYA TERUS SAUDARAKU BERJUANGLAH
DAN JANGAN GENTAR SEDIKITPUN DENGAN OARANG KAFIR.
KEJAYAAN HANYA UNTUK ALLAH,RASUL, DAN UMAT MUSLIMIN
AKAN TETAPI ORANG KAFIR TAK MENYADARI.
WASSALAMUALAIKUM WR.WB.
Melihat surat ini semua tim pun terbakar semangat tempur untuk melawan jepang dan memusnahkan nya dari bumi Borneo.
          29 Desember 2013, dua hari sebelum penyerangan terhadap kota Banjarmasin, semua Resimen yang tergabung dalam Kesultanan Banjar bersiap untuk melakukan serangan terbesar ke kota Banjarmasin. Semua persiapan terasa sudah sangat cukup pasukan Sungai Rangas Hambuku mulai masuk sedikit demi sedikit melalui DAS Martapura.
          30 Desember 2013, pasukan sungai rangas hambuku berhenti di kota sungai gardu menunggu perintah selanjut nya dan mendirikan basis pertahanan kecil dengan kekuatan 11 tank amfibi, 5 kapal perang perusak, 2 kapal pengangkut tank tempur utama, 125 orang personel Infanteri. Mengantisipasi ada serangan kejut dari jepang melalui singai martapura.
          31 Desember 2013, 500 personel penerjun Gambut Airborne 101st di angkut dengan pesawat cargo c-17 untuk melakukan penerjunan terhadap letak strategis pertahanan dan pelabuhan jepang, 10 pesawat F22 Raptor,15 F16 melakukan serangan kejut terhadapa titik pertahanan, gudang senjata, bandar laut dan menghancurkan missil sekaligus persenjataan berat jepang di Pangkalan militer mereka di teluk dalam. Pasukan jepang pun tak dapat menghindari nya karena sebagian besar prajurit merayakan malam pergantian tahun, tak lama kemudian pasukan Airborne 101st melakukan penerjunan ke daerah yang telah di serang dengan Air Strike. Pasukan Penerjun berhasil mendarat dengan sempurna dan menyisir lokasi bekas serangan udara untuk memastikan tak ada tentara jepang yang selamat.
          Tim Herlina Troopers dan gerakan perlawanan Lok Baintan dengan helikopter MH-60 dari resimen angkatan darat melakukan pendaratan pasukan di daerah sultan adam guna menutup suplai senjata pasukan jepang dari kayu tangi tak lama kemudian Pasuan Sungai Rangas Hambuku dari Resimen angkatan laut melakukan pergerakan memasuki perairan kota banjarmasin melalui sungai martapura untuk men suplai amunisi dan memberikan perlindungan dengan Artileri berat kapal perang mereka.
          Misi Infanteri Herlina Troopers dan Gerakan Perlawanan Lok Baintan sekarang adalah untuk menangkap jenderal Jepang yang melakukan misi ekspansi di South Borneo, yang bernama Takeshi Akimoto. Misi pun berubah dari gerak cepat menjadi pembebasan kota banjarmasin. Semua personel di instruksikan apabila melihat tentara jepang atau warga jepang untuk  membunuh nya kalau melawan dan akan di jadikan tawanan apabila menyerah, dalam waktu 3 jam malam yang penuh dengan pesta kini berubah menjadi neraka bagi personel dan orang japang yang ada di kota banjarmasin.
          Pukul 4 pagi tim angkatan darat melakukan mobilisasi ke pusat kota banjarmasin dimana pemimpin dari pasukan jepang yang menginvasi banjamasin berada, tak lama kemudian keluarlah jenderal Takeshi Akimoto dengan kedua tangan diatas menandakan menyerah, “Noval aku ingin sekali menembak orang sialan itu yang sudah membunuh keluarga dan menjajah kita selama ini”. Gumam Bambang pada Noval. “aku pun juga ingin mengantung nya di tiang yang ada di sana”. Sambil menunjuk tiang lampu jalanan. “Arief bayu bawa orang itu kesini biar kita bawa ke martapura untuk oleh-oleh perang dari kit pada Pangeran banjar.
          1 Januari 2013, jepang menyerah tanpa syarat pada Pasukan gabungan Kesultanan Banjar, dan Jenderal Takeshi akimoto beserta puluhan tawanan lainya di eksekusi pancung dan kepala mereka di kembalikan kepada keluarga mereka yang ada di jepang untuk kehormatan karena telah berani menjajah bumi Banua (South Borneo). Kalimantan Selatan adalah daerah pertama yang berhasil keluar dari penjajah dan mengusir nya, tak lama kemudian berangsur-angsur daerah lain kalimatan pun berhasil mengusir penjajah seluruh Kalimanan pun terbebas dari penjajah dan terbentuk lah beberapa pasukan pertahan dari masing masing daerah.

         


Tokoh-Tokoh dalam cerpen ini:
Ø Wahid Akbar, Capten Herlina Troopers
Ø M. Khairi (Anang Khair), Letnan Gerakan Perlawanan Lok Baintan
Ø Hermawan, Capten Gambut 101st Airborne
Ø Amliannor, Capten Sungai Rangas Hambuku
Ø Muslih, Kopral 1st class 101st Airborne
Ø Irsyad, Kopral 1st class 101st Airborne
Ø Hilman, Kopral 1st class 101st Airborne
Ø Bayu, Sersan 1st class Squad Automatic Weapon Herlina Troopers
Ø Bambang, Sersan 1st class Squad Auto matic Weapon Herlina Troopers
Ø Noval, Sersan 1st class Squad Automatic Weapon
Ø Arief, Letnan Squad Sniper Rifle

Terima kasih Atas Perhatian Nya. . . .

Home, 24 juli 2013
Created by : Bambang Tri Hartomo
( @MohammadAlAidid on Twitter )

WASSALAMUALAIKUM WR.WB

0 comments:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html